Pandji: Keinginan Gue Untuk Sukses Lebih Besar daripada Kegagalan

Pandji Pragiwaksono, saat berkunjung ke kantor redaksi arah.com, Rabu (16/11/2016). (Foto: Arah.com/Ghazali Hasan)

Arah -  Siapa yang tak kenal dengan sosok Pandji Pragiwaksono saat ini. Mungkin banyak kalangan yang mengenalnya sebagai seorang pelawak tunggal saat ini (Stand Up Comedy).

Pria kelahiran Singapura, 37 tahun ini bisa dibilang memiliki begitu banyak bakat. Selain sebagai pelawak tungal, Pandji juga merupakan seorang aktor, penyiar radio, presenter, penulis buku dan juga penyanyi rap.

Mengawali kariernya sebagai penyiar radio swasta di Bandung, Pandji terus mengembangkan kariernya di dunia hiburan. Tidak puas hanya 'cuap - cuap' di radio, ia ahirnya memberanikan diri menjadi komentator basket di salah satu tv swasta.

Baca juga:

Xavi: Real Madrid Klub Yang Hebat

Pesan Jokowi kepada Paspampres: Ikuti Perkembangan Zaman!

Dianggap Hina Indonesia, Fakhrul Razi Diserang Netizen

Ilmuan Ini Ciptakan Baterai Ponsel Tahan 12 Tahun Tanpa Di-charge

Kariernya di dunia televisi terus meroket, namun ia tidak melupakan hobinya dalam desain dan menggambar.Bersama seorang sahabatnya, Pandji membuat sebuah komik daring yaitu kolamkomik.com dan menjadi ilustratornya.

Kreativitasnya tak berhenti disitu saja, karena Pandji kembali menggebrak dunia hiburan dengan mengeluarkan beberapa lagu rap.

Bahkan Pandji sempat membuat musikalisasi dari pidato-pidato Bung Hatta menjadi lagu hip-hop dengan judul Demokrasi Kita dan Indonesia Free.

Sementara itu kariernya di bidang pelawak tunggal dibangun sejak tahun 2010.Hingga ahirnya memperkenalkan ke masyarakat tentang konsep pelawak tunggaldan mewabah hingga saat ini.

Pandji ternyata juga ingin ambil peran dalam dunia politik Indonesia. Pada pilkada Jakarta ini, ia memutuskan untuk mendukung salah satu kandidat dan masuk dalam tim sukses salah satu pasangan Cagub Jakarta.Keinginannya hanya satu, yaitu menjadi inspirasi banyak orang untuk dapat melakukan perubahan

Berita Terkait:
Pandji Pragiwaksono:Gak Peduli Politik Produk Sukses Era Soeharto
Do Something Indonesia: Anak Muda dan Perubahan Sosial
Berani Bikin Startup? Yuk, Belajar di 'Startup Weekend Jakarta'
Anak Muda Jakarta Berlebih Konsumsi Nasi dan Mie

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar