Fatwa Dikriminalisasi, MUI Seperti Akan Dilenyapkan?

Logo MUI (foto/Mui.or.id)

Arah - Praktisi hukum Mahendradata menyatakan jika ucapan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian yang menyatakan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) berpotensi membuat stabilitas nagera terganggu adalah sebuah bentuk sikap menolak kehadiran MUI.

Hal itu disampaikannya melalui akun twitterya, @mahendradatta. Menurutnya, MUI telah menjalankan tugasnya sebagai pandangan keagamaan yang mengadopsi seluruh keinginan masyarakat.

"Kelihatannya MUI semakin berupaya ditiadakan karena nyata membela Ummat.Tentu Ummat tdk akan biarkan benteng ini tergerus.#BelaMUI," tulisnya.

Ia lantas berfikir jika kriminalisasi terhadap fatwa MUI karena wadah para ulama tersebut tidak ikut berpolitik dan enggan dijadikan kereta penguasa. "Hanya krn MUI tdk mau ikut pesanan politik lalu mulai dibilang Fatwanya Intoleran?Bedakan Toleransi dgn membebek juga latah. #BelaMUI.

Baca Juga:

Berang Fatwa MUI Dikriminalisasi, Din Sindir Kapolri

Din Syamsudin Prihatin Fatwa MUI Dianggap Ganggu Stabilitas

Hadir di MUI, Wiranto: Saya Merasa Ada di Tengah Keluarga

Sebelumnya, Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Wantim MUI), Din Syamsudin menegaskan bahwa fatwa yang dikeluarkan MUI merupakan sebuah pandangan keagamaan umat Islam dan sama sekali bukan menjadi ancaman atas stabilitas negara.

"Kalau ada pandangan kalau fatwa MUI mengganggu stabilitas, mohon maaf kenapa nggak sumber dari instabilitas itu tidak diatasi. Keliru kalau ada yang memandang MUI itu justru mengganggu stabilitas negara. Fatwa MUI sifatnya merupakan pandangan keagamaan untuk umat islam," ujar Din Syamsudin di Kantor Pusat MUI, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, (18/1/2017).

Din melanjutkan, di dalam fatwa yang dikeluarkan oleh MUI terdapat ketetapan hukum yang mengatur warga beragama muslim di Indonesia. "Dia (Fatwa) memang nggak 'legal binding' menjadi hukum positif itu negara. Kita punya undang-Undang, kita punya KUHP. Tapi fatwa itu 'moral binding' bagi umat Islam," tutur Din Syamsudin.

Ingin update berita politik terkini, hanya di arah.com

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait:FPI Bawa Merah Putih Bertulis Bahasa Arab, MUI Merasa Disudutkan
Din Syamsudin Prihatin Fatwa MUI Dianggap Ganggu Stabilitas
Wantim MUI Gelar Rapat Pleno, Jokowi Batal Hadir
Berang Fatwa MUI Dikriminalisasi, Din Sindir Kapolri
Ini Langkah MUI Memediasi Perseteruan Megawati dan Habib Rizieq
FOTO: Pasar Senen Diamuk Si Jago Merah

#Jakarta #Majelis Ulama Indonesia (MUI) #Fatwa MUI

Berita Terkait

Stabilitas Negara Terganggu, PKS: Apa Benar karena Fatwa MUI? Stabilitas Negara Terganggu, PKS: Apa Benar karena Fatwa MUI?
Berang Fatwa MUI Dikriminalisasi, Din Sindir Kapolri Berang Fatwa MUI Dikriminalisasi, Din Sindir Kapolri
Wantim MUI Gelar Rapat Pleno, Jokowi Batal Hadir Wantim MUI Gelar Rapat Pleno, Jokowi Batal Hadir

#Jakarta #Fatwa MUI #Majelis Ulama Indonesia (MUI) #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar