Jokowi Minta Korut Patuhi Resolusi PBB

Presiden Joko Widodo (kiri) berjabat tangan dengan Presiden Republik Rakyat Tiongkok Xi Jinping (kanan) saat pertemuan bilateral disela-sela menghadiri Belt and Road Forum di Gedung Great Hall of the People, Beijing, Minggu (14/5). Pertemuan bilateral tersebut membahas sejumlah peningkatan kerja sama infrastruktur dan ekonomi, serta penandatanganan tiga dokumen tentang kerja sama di bidang politik, investasi dan fasilitasi proyek kereta cepat.(Foto: Antara/Bayu Prasetyo)

Arah -  Presiden Joko Widodo menyerukan kepada Korea Utara (Korut) agar mematuhi resolusi Dewan Keamanan Persatuan Bangsa-Bangsa (DK PBB).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) ketika berbicara pada KTT ke-20 ASEAN Plus Three (APT) di Philippine International Convention Center (PICC), Manila Filipina, Selasa, menekankan pentingnya stabilitas dan kesejahteraan rakyat di kawasan dalam kaitannya dengan isu di Semenanjung Korea.

Hal itu menurut dia, sangat tergantung bagaimana mengelola hubungan ASEAN Plus Three dan hubungan di antara 13 negara termasuk Korut.

"Dari segi politik dan keamanan kita paham betul adanya titik-titik yang rentan ketegangan. antara lain Semenanjung Korea. Posisi Indonesia dan posisi ASEAN sudah sangat jelas terhadap situasi Semenanjung Korea," ucap Presiden.

Oleh karena itu, demi stabilitas yang lebih baik Presiden Jokowi menegaskan bahwa Korut perlu segera menghentikan uji coba nuklir dan mematuhi seluruh resolusi DK PBB terkait. 

Sementara terkait pertemuan ASEAN Plus Three, Presiden Jokowi mengatakan kemitraan tersebut adalah kerja sama yang sangat penting dan strategis. Baik strategis dari segi politik dan strategis dari segi ekonomi, kata Presiden Jokowi sebagaimana disampaikan tertulis oleh Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.

[baca_juga]




Acara yang berlangsung di sela-sela penyelenggaraan KTT ASEAN ke-31 tersebut, dihadiri oleh kepala negara/pemerintahan negara-negara anggota ASEAN serta PM Jepang Shinzo Abe, Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, dan PM Tiongkok Li Keqiang.

"Dari sisi hubungan ekonomi nilai strategis hubungan ASEAN dengan Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok tidak perlu dipertanyakan lagi," kata Kepala Negara.

Untuk lebih memantapkan kemitraan ekonomi tersebut, ASEAN dan Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok perlu menyelesaikan segera perundingan Regional Comprehensive Economic Partnership.

Selain itu hambatan perdagangan, baik tarif maupun non tarif, juga perlu dihilangkan atau dikurangkan.

"Dengan menjaga komitmen politik maupun komitmen ekonomi APT, Insya Allah kita akan melihat Asia Timur dan Asia Tenggara yang damai dan sejahtera," ujar Presiden.

Berita Terkait

Presiden Buka Rakernas Walubi 2017 Presiden Buka Rakernas Walubi 2017
Presiden Jokowi: Pasar Klewer Tidak Boleh Kalah Dari Mal Presiden Jokowi: Pasar Klewer Tidak Boleh Kalah Dari Mal
Presiden Jokowi Bertemu dengan SBY di Istana Presiden Jokowi Bertemu dengan SBY di Istana

#Jokowi #Pro-Jokowi #presiden jokowi #Jokowi Presiden RI #PBB #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar