'Bang Soplo' Driver Ojek Online Yang Membiayai Ratusan Santri

Driver Gojek yang biayai ratusan santri(Foto:GojekIndonesia)

Arah -  Viral di media sosial, sosok Endang yang dikenal tegas, disiplin, dan dermawan. Dia sering memberikan uang saku kepada para santrinya dari hasil menjadi ojek online. “Uang hasil ojek online itu saya sisihkan. Sebagian buat keluarga dan kebutuhan saya pribadi, sebagian lagi buat para santri di Pondok,” ujar Endang.

Endang mengaku sudah lama ikut mengupayakan pendanaan pondok, sejak dilibatkan sebagai pengasuh pondok.

Kementerian Agama mengapresiasi jerih payah Endang Irawan atas jerih payahnya membiayai kebutuhan 126 santri Pondok Pesantren Nurul Iman. Sehari-hari, Endang bekerja sebagai driver ojek online di Bogor.

Baca Juga: Beredar Kabar Dan Foto Surat Ahok Gugat Cerai Istrinya
Inilah Hukuman Bagi Pelaku Homoseksual (Gay) Dalam Islam

Ponpes Nurul Iman terletak di Desa Sukaharja, Ciomas, Kab. Bogor. Ponpes ini berkonsentrasi pada program Tahfiz Alquran bagi anak yatim dan kurang mampu. Rata-rata santrinya berusia antara 12 - 24 tahun.

“Kami sangat mengapresiasi partisipasi masyarakat terkait pendidikan Islam yang ada di Indonesia. Walaupun ada program bantuan untuk pondok pesantren, seperti beasiswa tahfizh, bantuan asrama dan bantuan ruang kelas, tetapi karena pesantren di Indonesia sangat banyak, lebih kurang 38ribu pondok, kami tidak bisa membantu pendanaan sepenuhnya.Beruntung jika banyak yang peduli seperti pak Endang ini,” ujar Dirjen Pendidikan Islam Kamaruddin saat berbincang di salah satu televisi nasional, Senin (8/1). “Salah satu program unggulan Kementerian Agama adalah beasiswa tahfiz bagi 10 ribu anak Indonesia yang ingin menjadi penghafal Alquran. Program ini untuk jangka waktu 5 tahun. Jadi setiap tahunnya, kita berikan kepada dua ribu santri," sambungnya.

Jika Ponpes Nurul Iman memenuhi syarat dan kriteria, terutama masalah legalitas, Kamaruddin menegaskan kalau itu akan memudahkannya untuk menerima bantuan. "Saya sudah berikan kartu nama saya kepada Pak Endang, nanti bisa hubungi saya secara personal," tuturnya.

Endang mengaku, senang ada kesempatan bersilaturahmi dengan pihak Kementerian Agama. Dia berharap akan ada solusi terhadap kebutuhan Pondok Pesantren yang diasuhnya. Apalagi, Nurul Iman sudah tercatat di Kemenag.

Berita Terkait

Kisruh Ojek Online, Menhub Belum Temukan Aturan yang Pas Kisruh Ojek Online, Menhub Belum Temukan Aturan yang Pas
10.000 Dai akan Disebar di Seluruh Penjuru Indonesia 10.000 Dai akan Disebar di Seluruh Penjuru Indonesia
Akibat Ojek Online, Pejabat Malaysia Sebut Jakarta ‘Terbelakang’ Akibat Ojek Online, Pejabat Malaysia Sebut Jakarta ‘Terbelakang’

#GoJek #Ojek Online #Pondok Pesantren #Santri #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar