Konseling,Jalan Terbaik Atasi Depresi Akut

Ilustrasi depresi

Arah - Berbeda dengan penyakit fisik lainnya yang memang harus membutuhkan obat untuk menyembuhkannya, tapi tidak begitu untuk menangani depresi. Obat justru bukan jalan keluar terbaik, kecuali untuk mereka yang kondisinya sudah parah.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh London School of Economics, penyakit jiwa menyumbang hampir setengah dari semua kesehatan buruk pada orang berusia di bawah 65 tahun. Tapi, hanya seperempat orang dari jumlah tersebut yang benar-benar membutuhkan perawatan khusus.

Seperti dilansir dari laman Womanandtalk (12/2), Dokter dan psikiater di National Health Service (NHS), Dr. Max Pemberton, mengatakan bahwa lebih banyak resep anti-depresi diberikan karena jaminan kesehatan mental telah mengurangi ‘terapi bicara’ atau konseling, yang justru sangat bermanfaat dalam membantu pasien depresi melalui kesulitan.

Intinya, obat anti-depresi jauh lebih murah dibandingkan biaya konseling yang dilakukan oleh profesional sehingga cara ‘pengobatan’ tersebut yang dilakukan banyak orang.

Sebuah studi oleh Universitas Aberdeen menunjukkan bahwa banyak dokter umum gagal mendiagnosa depresi pada separuh pasiennya dan meresepkan obat anti-depresi ke mereka yang justru lebih membutuhkan layanan konseling dibandingkan obat-obatan.

Baca Juga: Kenali Tanda-tanda Saat Depresi Menyerangmu
Awas! Makan Burger Ternyata Dapat Membuat Depresi Lho

Dr. Max menyebut, obat anti-depresi sebenarnya baru benar-benar dibutuhkan oleh orang yang berisiko tinggi untuk menyakiti diri sendiri. Jika tidak, maka konseling adalah jalan terbaik untuk mengatasi depresi.

Berita Terkait

Merasakan Kelelahan?Mungkin Ini Gejala Kamu Mulai Depresi Merasakan Kelelahan?Mungkin Ini Gejala Kamu Mulai Depresi
Begini Cara Pakai Medsos agar Tidak Depresi Begini Cara Pakai Medsos agar Tidak Depresi
Tanda-Tanda Kamu Sudah Mulai Alami Stres dalam Pekerjaan Tanda-Tanda Kamu Sudah Mulai Alami Stres dalam Pekerjaan

#Depresi #Depresi Berat #Gejala Depresi #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar