Abdi Dalem sebagai Penyangga Budaya Keraton

Abdi dalem Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat mengarak gunungan dalam rangka perayaan Grebeg Syawal di halaman keraton setempat, Solo, Jawa Tengah, Selasa (27/6). Tradisi tersebut digelar pihak Keraton sebagai wujud syukur karena telah selesai menjalankan puasa Ramadan sekaligus upaya berbagi kepada warga dan abdi dalem. (foto/antara/Maulana Surya)

Arah -  Ketua Paguyuban Abdi Dalem Keraton Yogyakarta Wewengkon Sleman Suwandi Aziz mengajak aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Sleman untuk selalu menjaga dan melestarikan budaya-budaya Keraton Ngayogyakarta.

"Dengan menjaga dan melestarikan budaya-budaya tersebut mampu menunjang kinerja para ASN di Kabupaten Sleman," kata Suwandi Aziz atau K.R.T. Danuwiyoto yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Sleman, Kamis.

Menurut dia, dengan memegang teguh nilai-nilai keraton, dapat menumbuhkan ketenteraman batin.

"Hal tersebut akan berpengaruh pada kestabilan emosi dan kemampuan pengendalian diri, termasuk dalam dunia kerja," katanya.

Ia juga juga mengajak pada ASN di Kabupaten Sleman untuk turut bergabung di Paguyuban Abdi Dalem Wewengkon Sleman.

"Di Sleman ini ada sebanyak 185 abdi dalem. Dari jumlah itu 64 orang dari ASN, yang tergabung dalam Abdi Dalem Kaprajan. Saya harap para ASN mau untuk menjadi Abdi Dalem Keraton untuk melestarikan budaya-budaya Keraton Ngayogyakarta," katanya.

Suwandi Aziz mengatakan bahwa para abdi dalem mampu menjadi suri teladan yang baik bagi orang-orang disekitarnya.

"Selain itu abdi dalem juga harus mampu bersikap kreatif dan inisiatif namun tidak mengubah budaya keraton yang sudah ada. Abdi dalem harus berani meluruskan praktik-praktik kebudayaan, khususnya di Kabupaten Sleman, yang kurang tepat menurut budaya keraton," katanya.

Sebelumnya, Bupati Sleman Sri Purnomo dalam acara Pelantikan Paguyuban Abdi Dalem Wewengkon Sleman periode 2018 s.d. 2022, Sabtu (7-4-2018), mengatakan bahwa abdi dalem memiliki tanggung jawab yang besar.

Baca Juga: Sumba Barat Diguncang Gempa Bumi
Dua Kereta LRT Tiba di Pelabuhan Boom Baru

Abdi dalem keraton sudah ada dan melayani Sultan Sejak berdirinya Kerajaan Ngayogyakarta. Meski begitu, dia yakin Keraton Ngayogyakarta tidak memendang abdi dalem sebagai pembantu, tetapi lebih sebagai petugas birokrasi keraton sekaligus abdi budaya.

"Menjadi Pengurus Paguyuban Abdi Dalem merupakan tugas dan tanggung jawab yang besar. Abdi dalem harus mampu menjadi penyangga budaya keraton di tengah masyarakat," katanya seperti dilansir Antaranews.

Ada sebanyak 38 pengurus baru?Paguyuban Abdi Dalem Wewengkon Sleman?yang dikukuhkan oleh Bupati Sleman pada hari Sabtu (7-4-2018) di Rumah Dinas Bupati Sleman.

Ketua satu dijabat K.R.T. Danuwiyoto, dan Ketua dua dijabat oleh K.M.T. Probowibowo.

Selain itu ada seksi-seksi pengembangan seni dan budaya yang turut dikukuhkan, di antaranya Bidang Macapat, Bidang Karawitan, Bidang Seni Kontemporer, Bidang Panatacara, Bidang Upacara Adat, Bidang Jamasan, Bidang Kerohanian, Bidang Prajurit, dan Bidang Humas/Publikasi.

Berita Terkait

Yogyakarta Gelar Paket Wisata Murah Pada 1-28 Februari 2018 Yogyakarta Gelar Paket Wisata Murah Pada 1-28 Februari 2018
Ini Dia Harapan Sultan Terkait Kegiatan Bakti Sosial Ini Dia Harapan Sultan Terkait Kegiatan Bakti Sosial
Bantul Kembali Usulkan 15 Desa Rintisan Desa Budaya Bantul Kembali Usulkan 15 Desa Rintisan Desa Budaya

#abdi dalem #Yogjakarta #Keraton Yogjakarta #Gubernur Yogjakarta #budaya yogyakarta #budaya #budaya jawa #wisata jogja #Sleman #Aparatur Sipil Negara (ASN) #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar