Inilah Masjid Sehitlik, Masjid Tertua di Jerman

Arah -  Masjid yang memiliki sejarah yang cukup panjang itu tercatat sebagai tempat ibadah umat Islam tertua di Jerman. Masjid ini berdiri megah di Jalan Columbiadamm, daerah Tempelhof, di tengah Kota Berlin. Masjid Sehitlik berdiri dengan kubah besar dan dua menara lancip yang menjadi ciri khas arsitektur Ottoman.

Kesultanan Turki Usmani sempat menjalin hubungan diplomatik dengan Kerajaan Prusia-nama Jerman pada abad ke-18. Penguasa Prusia saat itu, Raja Friedrich Willhelm III, memberikan sebidang tanah di Tempelhof sebagai kediaman untuk sang Duta Besar.

Seiring bertambahnya jumlah etnis Turki yang menetap di Jerman, pada 1983, dibangunlah masjid dengan nama Berlin Turk Sehitlik Camii, melengkapi pemakaman tersebut. Namun, masjid ini kemudian lebih dikenal dengan nama Masjid Sehitlik.

Kompleks masjid dan pemakaman yang masih menjadi wilayah diplomatik Pemerintah Turki itu dirancang oleh seorang arsitek Turki bernama Hilmi Senalp. Masjid ini memiliki kemiripan dengan masjid di Tokyo, Jepang, dan Askabat di Turkmenistan karena arsitek kedua masjid tersebut juga sama, Hilmi Senalp. Kemiripan ketiga masjid tersebut khususnya dalam rancangan interiornya yang bergaya khas Turki Utsmani.

Baca Juga: GNPF MUI Perkirakan 5 Juta Umat Muslim Ikut Aksi 505
Ini Alasan Komnas HAM Siap Temui Rizieq di Arab

Dari awal pembangunannya hingga beberapa kali renovasi, masjid ini sudah mengalami perluasan. Saat ini, masjid tersebut memiliki luas 1.360 meter persegi yang terdiri atas empat lantai, yaitu basement, lantai dasar, lantai satu, dan dua. Luas ini belum termasuk kantor pengurus masjid dan minimarket yang berdiri di halaman Masjid Sehitlik. Dengan taman dan pemakaman, luas kompleks masjid mencapai 2.805 meter persegi.

Baca Juga: GNPF MUI Perkirakan 5 Juta Umat Muslim Ikut Aksi 505
Ini Alasan Komnas HAM Siap Temui Rizieq di Arab

Lantai paling bawah Masjid Sehitlik (basement) difungsikan sebagai aula serbaguna. Lantai dasar awalnya hanya dipakai untuk ruang shalat. Kemudian, lantai dasar ini digunakan untuk ruang rapat dan sebagai ruang salat cadangan. Ruang salat utama terletak di lantai pertama. Di lantai pertama ini pulalah dua menara masjid berdiri. 

Berita Terkait

Tiru Kalsel, Sandiaga Janjikan Pasar Terapung di Kepulauan Seribu Tiru Kalsel, Sandiaga Janjikan Pasar Terapung di Kepulauan Seribu
Jangan Ketinggalan, Ini Agenda Dakwah Zakir Naik di Indonesia Jangan Ketinggalan, Ini Agenda Dakwah Zakir Naik di Indonesia
Ada Misteri di Lift Blok M Square, Polisi Selidiki Ada Misteri di Lift Blok M Square, Polisi Selidiki

#Jakarta #masjid di eropa #komunitas islam dunia #Dakwah Islam

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar