Setelah 40 Tahun, Pengelolaan F1 Dijual dengan Harga Fantastis

Sirkuit Sochi Autodrom, Sochi, Rusia. (Foter/CaterhamF1)

Arah -  Setelah 40 tahun mengelola bisnis otomotif terkenal sejagat, Bernie Ecclestone akhirnya menjual pengelolaan penyelenggaraan F1. Perusahaan Liberty Media memastikan, mereka telah membeli bisnis Formula 1 senilai US$4,4 miliar (sekitar Rp57, 437 triliun).

Langkah ini mengakhiri spekulasi panjang mengenai kepemilikan perusahaan penyelenggara balap mobil paling mahal di dunia itu. Bernie Ecclestone tetap akan menjadi pimpinan eksekutif F1, tetapi Chase Carey, wakil presiden 21st Century Fox akan menjadi direktur yang baru.

Liberty Media selama ini memiliki saham di bisnis olahraga dan hiburan. Termasuk di klub bisbol Atlanta Braves yang berlaga di liga bisbol Amerika, Major League Baseball.

Dimiliki oleh miliuner John Malone, Liberty akan memulai dengan pembelian saham minoritas. Sedangkan pengambilalihan penuh akan dilakukan sesudah pihak regulator menyetujui kesepakatan ini.

Penjualan ini merupakan salah satu yang terbesar dalam sejarah olahraga dan merupakan salah satu momen terpenting dalam F1.

Di bawah nama Bernie Ecclestone, seri balapan dunia ini menikmati pertumbuhan sangat pesar dalam hal popularitas global dan keuntungan. Meski demikian, jumlah penonton generasi muda F1 semakin menyusut.

Berita Terkait

Diwarnai Insiden di Awal Balapan, Rosberg Tercepat di GP Belgia Diwarnai Insiden di Awal Balapan, Rosberg Tercepat di GP Belgia
Gagal Finish, Rio Tetap Banjir Dukungan dari Netizen Gagal Finish, Rio Tetap Banjir Dukungan dari Netizen
Hasil Latihan Bebas 1 Formula 1 GP Australia Hasil Latihan Bebas 1 Formula 1 GP Australia

#Formula 1 #bisnis #Industri Otomotif

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar