Polisi Temukan Fakta Baru Dalam Rekontruksi Perampokan di PI

Polisi melakukan rekonstruksi kasus perampokan dan penyekapan penghuni rumah di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (13/9). (Wildan/Arah.com)

Arah - Polda Metro Jaya hari ini melakukan rekonstruksi terhadap pelaku perampokan dan penyanderaan di Pondok Indah, Jakarta Selatan yang terjadi pada Sabtu (3/9). Dimulai dari Rumah Sakit Qadr Karawaci, rekonstruksi akan dilanjutkan ke Hotel Asri dan rumah korban.

"Kelima tersangka akan dibawa ke TKP, didampingi oleh penasihat hukumnya," ujar Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan saat dikonfirmasi, Jakarta, Selasa (13/9).

Di Rumah Sakit Qadr kelima pelaku memperagakan bagaimana runtutan kejadian saat melakukan perencanaan perampokan tersebut. Dalam rekontruksi itu ditemukan adanya fakta baru yang terlihat oleh pihak kepolisian.

"Mereka ternyata menggunakan dua senjata api jenis revolver. Kalau kemarin kan hanya 1 saja senjatanya," lanjut Hendy.

‎Dalam kasus ini polisi berhasil menangkap kelima pelaku yakni, AJS (38), S (32), RHN alias H (36), SAS (52), dan S alias C (42) dalam waktu yang berbeda. Para pelaku dijerat Pasal 333 KUHP tentang Penyekapan, Pasal 35 jo 365 KUHP tentang Perampokan, Pasal 170 KUHP, Pasal 335 KUHP, dan Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Kepemilikan Senjata Api. (Wildan)

Berita Terkait

Polisi Kembangkan Kasus Penyanderaan di Pondok Indah    Polisi Kembangkan Kasus Penyanderaan di Pondok Indah
 Pelaku Penyanderaan di Pondok Indah Pernah Jadi Pengawal Korban Pelaku Penyanderaan di Pondok Indah Pernah Jadi Pengawal Korban
Kelaparan, Penyandera Pondok Indah Minta Dibuatkan Indomie Kelaparan, Penyandera Pondok Indah Minta Dibuatkan Indomie

#Kasus perampokan #perampokan #pondok indah #Rekonstruksi

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar