Ahok Ancam Cabut Izin Perusahaan Taksi yang Anarki

basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (ANTARA FOTO/ Rosa Panggabean)

Arah - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menegaskan akan mencabut izin usaha bagi perusahaan taksi yang tidak menindak para sopir yang berlaku anarki dalam unjuk rasa hari ini.

Pencabutan izin usaha tersebut disampaikan oleh Ahok melalui akun Twitter resminya @basuki_btp. Hal itu menanggapi unjuk rasa yang digelar oleh ratusan pengemudi angkutan umum di sejumlah wilayah di ibukota dan berakhir dengan tindakan anarki.

"Seluruh perusahaan taksi yang tidak menindak oknum-oknum demo yang melakukan pengrusakan, izin usahanya akan saya cabut," tulis Basuki sekitar pukul 14.30 WIB.

Selain menegaskan akan mencabut izin perusahaan taksi, melalui akun twitter-nya, Ahok meminta agar para pengunjuk rasa dapat berlaku tertib selama menggelar unjuk rasa.

"Pemda DKI sudah membentuk Pokja 5 Tertib untuk percepatan pembangunan. Salah satunya Tertib Demo," tulis Ahok.

Sama seperti cuitan sebelumnya, cuitan kedua yang disampaikan oleh Ahok juga langsung mendapatkan respons dari ribuan netizen pengguna Twitter.

Berita Terkait

Ribuan 'Driver' Taksi Bentrok dengan Gojek Ribuan 'Driver' Taksi Bentrok dengan Gojek
Satu Taksi Diduga Dirusak Pengemudi Ojek Online Satu Taksi Diduga Dirusak Pengemudi Ojek Online
Meski Demo, Taksi Express Tetap Beroperasi Normal Meski Demo, Taksi Express Tetap Beroperasi Normal

#Transportasi online #Transportasi #Transaksi online #Taksi Transcab #Ojek Online Grab Bike #Ojek Online #GoJek #Polemik GoJek #Taksi Uber #Demo Taksi #Taksi Blue Bird #taksi

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar