Lagi Bosan di Kantor? Yuk, 'Kursus Online' di LinkedIn Learning

Ilustrasi: Seseorang sedang belajar online via LinkedIn Learning. (learning.linkedin.com)

Arah - Hampir semua karyawan dan profesional --umumnya menengah ke atas-- memanfaatkan jejaring LinkedIn untuk memperbesar jaringan di lingkungan kerja ataupun memburu kesempatan berkarya.

Namun, belakangan LinkedIn enggan hanya diperlakukan sekadar jejaring sosial untuk profesional. Baru-baru ini, jejaring sosial itu memperkenalkan fitur untuk mengasah keahlian dan meningkatkan skill (kemampuan) para penggunanya.

Nama fitur itu LinkedIn Learning. Sesuai namanya, fitur ini merupakan plaftorm belajar online yang membolehkan tiap-tiap penggunanya --termasuk organisasi-- untuk meningkatkan kualitas kemampuannya, serta lebih siap mengatasi tantangan-tantangan dalam dunia profesional.

LinkedIn Learning menggabungkan berbagai konten terkini dalam industri yang terdapat pada Lynda.com –yang diakuisisi LinkedIn pada 2015 silam– dengan data dan jaringan profesional yang terdapat di LinkedIn.

Hal ini menawarkan lebih dari 9.000 pembelajaran digital yang diajarkan oleh para ahli di industri, yang mencakup industri bisnis, kreatif, dan berbagai topik teknis lainnya.

Asyiknya, pembelajaran online ini bisa diikuti kapan saja dan di mana saja.

"Digital, sosial, dan mobile kini telah menjadi hal yang lumrah di wilayah Asia. Perubahan tersebut mampu membuat keahlian yang telah didapatkan saat ini mungkin akan melewati ‘masa pakainya’ di kemudian hari," ujar Alexandra Roza, Head of APAC Sales di LinkedIn, melalui pernyataan resmi pada arah.com, Rabu (28/9).

"LinkedIn Learning akan menjembatani jurang kesetaraan pembelajaran yang terjadi di dunia profesional, memberi bahan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan kapan saja dan di mana saja," imbuhnya.

Nah, sayangnya, "kursus online" ini tidak cuma-cuma. Walau gratis di 30 hari pertama, namun kita tetap dikenakan tarif berlangganan mulai 24,99 dolar AS (setara Rp323 ribu) per bulan.

Jika langsung mendaftar untuk lima orang atau lebih sekaligus, maka tarif yang dikenakan bisa sedikit lebih murah, tergantung kebutuhan dan negosiasi ke LinkedIn.

Ini salah satu contoh videonya:

Berita Terkait

Deal! Microsoft Beli LinkedIn Deal! Microsoft Beli LinkedIn
Pengguna Tembus 414 Juta, LinkedIn Bangun Data Center di Asia Pengguna Tembus 414 Juta, LinkedIn Bangun Data Center di Asia
Jaringan Facebook Disusupi, Akun dan Password Dicuri Jaringan Facebook Disusupi, Akun dan Password Dicuri

#LinkedIn #Profesional #Jejaring Sosial #Media Sosial #Online #Belajar Online

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar