Kebanggaan Seorang Ayah Kala Putrinya Sumbang Emas untuk Jabar

Keluarga atlet voli Jabar Wahida Muntaza Arifin di Gor Si Jalak Harupat, Kab Soreang, Rabu (28/9). (Foto: Arah.com/ Haryanto)

Arah - Kemenangan tim bola voli Jabar atas Jatim di PON XIX 2016 Jawa Barat ini menjadi sebuah kebahagiaan bagi para atlet dan keluarga atlet. Salah satunya yakni Zaenal Arifin, ayah dari Wahida Muntaza Arifin (Tasya).

Zenal mengaku menyempatkan datang ke Gor Jalak Harupat demi memberikan support kepada putri pertamanya itu bertanding.

"Sangat bersyukur dan bangga saya sebagai orang tuanya, karena sekecil itu bisa bermain bersama senior-seniornya. Mudah-mudahan kedepannya bisa lebih baik," ungkap Zaenal saat ditemui arah.com di Gor Si Jalak Harupat, Kab Soreang, Rabu (28/9).

Lebih lanjut, sebagai bentuk dukungan kepada putri tercintanya itu, dia kerap kali memberi masukan, meski hanya lewat sambungan telepon. Terpenting, tambah Zaenal, dirinya tidak pernah alpa untuk mengingatkan Tasya untuk beribadah.

"Cuma satu yang saya bilang ke Tasya, kuatkan hatimu dan bulatkan tekadmu kalo Tasya lagi telefon ga tenang sebelum mau pertandingan," katanyanya.

"Saya selalu wanti-wanti ke dia selalu bilang jangan sombong, jangan tinggalin salat dan jangan gampang berpuas diri kan dari agama juga mengajarkan seperti itu, juga ke para pelatih harus nurut," tambahnya.

Kedua orang tuanya pun mendukung penuh putrinya untuk bermain voli dan tidak mempermasalahkan pendidikannya yang menjadi nomer dua. Sebab, kata dia, Tasya termasuk anak yang berprestasi untuk urusan pendidikan.

Sehingga, jika Tasya memilih untuk berkarir sebagai atlet, dirinya tidak keberatan atas keputusan anaknya itu.

"Nggak masalah, karena emang harus ada yang dikorbankan kalau ingin sukses seperti ini. Toh, Tasya itu salah satu anak yang berprestasi di sekolahannya," ucapnya.

Perlu diketahui, Tasya adalah atlet Bola Voli dari Jawa Barat yang bermain di perhelatan PON ke-19 di Jabar pertamanya. Dia tercatat sebagai atlet termuda dengan umur 17 tahun yang bermain membela Jabar di cabor voli indoor ini. (Haryanto)

Berita Terkait

Atlet Legenda Kabupaten Bogor Sambut Api PON Atlet Legenda Kabupaten Bogor Sambut Api PON
Panitia PON Tingkatkan Pengamanan Lomba Balap Sepeda dan Marathon Panitia PON Tingkatkan Pengamanan Lomba Balap Sepeda dan Marathon
Medina Warda, Pecatur DKI yang Bergelar Master di Usia 16 Tahun Medina Warda, Pecatur DKI yang Bergelar Master di Usia 16 Tahun

#Atlet PON #PON 2016 #PON Jawa Barat #PON Jabar

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar