Ratusan Pengemudi Ojek Gelar Unjuk Rasa, Ini Dia Alasannya

Ratusan pengemudi aplikasi ojek online, Go-Jek, menggelar unjuk rasa di depan Kantor Pusat Go-Jek di Kemang, Jakarta Selatan. (arah.com/Restu Saputra)

Arah - Ratusan pengemudi ojek aplikasi Go-Jek gelar aksi damai atau demonstrasi di depan kantor Go-Jek, Jakarta Selatan, Senin (3/10). Para pengunjuk rasa menuntut karena merasa dirugikan atas kebijakan perusahaan ojek online tersebut.

Menurut pantauan arah.com, ratusan pengemudi Go-Jek telah berkumpul, berorasi sambil meneriakkan yel-yel.

"Hapus, Hapus performa. Hapus performa sekarang juga," teriak salah satu kordinator aksi di depan kantor Go-Jek, Kemang, Jakarta Selatan, Senin (3/10).

Diketahui, aksi damai kali ini merupakan aksi lanjutan dari beberapa waktu lalu, karena para pengemudi ojek online merasa tuntutannya tidak diindahkan pihak perusahaan.

Sebelumnya, aksi demonstrasi ini akan dimulai pada pukul 10.00 WIB pagi. Dari Jalan Asia Afrika (Senayan), massa kemudian kemudian bertolak secara bersama-sama ke kantor pusat Go-Jek di Kemang, Jakarta Selatan.

Aksi unjuk rasa Go-Jek ini muncul terkait perform percentage yang menurut versi driver Go-Jek merugikan. Mekanismenya, ketika mereka (pengemudi) mendapat pesanan ("orderan"), mereka berhak atas bonus sejumlah tertentu dalam persentase.

Namun, nilai perform percentage itu kini telah berkurang drastis, jika misalnya penumpang membatalkan perjalanan.

"Adanya sistem performa ini menyengsarakan teman-teman Go-Jek karena kita harus meningkatkan performa di atas 50 persen. Kalau di bawah 50 persen kita nggak dapat bonus," kata salah satu pengemudi Gojek dari Cinere Kornel yang sedang menyampaikan tuntutan di depan Kantor Pusat Gojek Indonesia, Jakarta, Senin.

Kornel mengatakan, sistem penerapan performa yang diterapkan perusahaan pada versi aplikasi 1.0.5 ini dinilai memberatkan dan kurang transparan.

Dalam sistem performa ini, jika pelanggan membatalkan pesanan, prestasi pengemudi akan turun drastis hingga 30 persen, sedangkan jika kinerja mereka dinilai bagus dan tidak pernah ada pesanan yang dibatalkan dari pelanggan, performa pengemudi hanya naik 10-15 persen. (Restu)

Berita Terkait

Dapat Suntikan Rp7,2 Triliun, Go-Jek Jadi Pelit ke Pengemudi? Dapat Suntikan Rp7,2 Triliun, Go-Jek Jadi Pelit ke Pengemudi?
Go-Jek Terima Dana Segar Rp5,2 Triliun? Go-Jek Terima Dana Segar Rp5,2 Triliun?
Polisi Telusuri Penumpang Pengemudi Go-Jek yang Dibunuh Polisi Telusuri Penumpang Pengemudi Go-Jek yang Dibunuh

#GoJek #Polemik GoJek #Aplikasi Mobile #Ojek Online #Transportasi online

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar