Pertama Dalam Sejarah! PON 2016 Disaksikan di Mancanegara

Ilustrasi: Wartawan memerlihatkan aplikasi live streaming Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat, Bandung, Senin (29/8). Aplikasi live streaming yang bisa diunduh untuk smartphone berbasis Android dan iOS ini diharapakan mampu memermudah masyarakat Jabar dan Indonesia untuk dapat melihat semua jadwal pertandingan PON XIX Jawa Barat. (ANTARA FOTO/Agus Bebeng)

Arah -  Perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 di Jawa Barat, telah usai. Ajang multi-even itu telah resmi ditutup pada Jumat (29/9) lalu. Untuk pertama kalinya, pesta olahraga terbesar se-Indonesia ini memanfaatkan media digital sebagai salah satu alat penyebaran berita dan informasi, serta penayangan siaran berbagai pertandingan. Media digital yang dimaksud adalah aplikasi Live Streaming PON 2016. 

Dengan adanya aplikasi tersebut, PON 2016 Jawa Barat tak hanya tercatat sebagai PON pertama yang memanfaatkan media digital. Tapi keberadaan media digital itu juga telah membuat PON 2016 Jabar sebagai pesta olahraga nasional yang dapat disaksikan dari berbagai negara di dunia. Hal itu tak mungkin dicapai, jika PON hanya disiarkan melalui media konvensional.


Data google analytics yang menunjukkan jumlah penonton per cabang olahraga di PON Jabar, juga sejumlah negara di dunia yang mengakses content di aplikasi live streaming PON 2016.

Berdasarkan data google analytics atas kinerja aplikasi live streaming PON 2016, terlihat tayangan pertandingan berbagai cabang olahraga di PON juga disaksikan setidaknya 8 negara di dunia, selain Indonesia. Berbagai negara di kawasan Asia Pasifik (AP), juga menyaksikan PON dengan jumlah penonton 2.341 (0,46%).

Sebelumnya pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga, mengapresiasi pemanfaatan information, communication technology (ICT) dalam penyelenggaraan PON kali ini. "Kami sangat terbantu. Di sana ada percepatan, ada timing yang pas antar-venue berkat teknologi ICT. Ini juga uji coba sebelum melakukan kegiatan lebih besar, yakni Asian Games 2018 di  Jakarta. Sudah bukan zamannya lagi akses manual," kata Menpora, Imam Nahrawi saat meninjau penyelenggaraan PON di Bandung, Jumat (23/9).

Berita Terkait

Karate: Rahmad dan Sisilia Raih Emas Kata Perorangan Karate: Rahmad dan Sisilia Raih Emas Kata Perorangan
Selam Kolam: Jatim di Puncak Klasemen Sementara Selam Kolam: Jatim di Puncak Klasemen Sementara
Hanya Maluku Utara yang Belum Kebagian Medali Hanya Maluku Utara yang Belum Kebagian Medali

#Aplikasi PON #PON 2016 #PON XIX #PON Jabar #Menpora Imam Nahrawi #Asian Games 2018

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar