Ahok: Pemimpin Kita Dulu Bisa Membedakan Mana Agama Dan Politik

Usai nobar film "Guru Bangsa Tjokroaminoto" Ahok berfoto bersama Maia Estianty dan anak-anak SMP. (Dani Hermansyah/Arah.com)

Arah - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengaku senang setelah menggelar nonton bareng film "Guru Bangsa Tjokroaminoto" bersama para siswa SMP Jakarta.

"Saya senang ngajak anak-anak SMP nonton karena anak-anak SMP bisa nikmati. Dan disini bisa liat ya pemimpin kita dulu pada masa belanda 1900-an itu bisa menunjukan, membedakan agama dengan poltik," kata Ahok kepada wartawan.

"Jadi seorang Tjokroaminoto itu begitu islamnya begitu taatnya tapi dia bisa ngerti sekali," tambahnya.

Ahok nampaknya tidak sendiri, dirinya ditemani mantan istri Ahmad Dhani yakni Maia Estiani yang juga berperan dalam film berdurasi hampir tiga jam di Djakarta Theater, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (7/10).

Film yang disutradarai oleh Garin Nugroho tersebut mengisahkan tentang perjalanan hidup pahlawan nasional Tjokroaminoto.

Disitu, Ahok menilai bahwa sejak dahulu banyak permasalahan di Bangsa ini, kata dia, sosok Tjokroaminoto tidak memprovokasi atas kekuasaan untuk memperoleh kekayaan.

"Jadi seorang Tjokroaminoto tuh tidak memprovokasi loh untuk kekuasaan untuk kekayaan," ujar Ahok.

"Tapi dia tetep mengatakan kita butuh bersama nih lawan kita adalah belanda," tambah dia.

Lebih lanjut, Ahok berharap di jaman seperti ini juga harus melakukan perlawanan, seperti melawan korupsi. Ia juga mengutip perkataan orang nomor satu di Indonesia Ir. Soekarno mengenai bagaimana susahnya melawan bangsa sendiri.

"Nah harusnya di jaman ini juga sama, lawan kita korupsi nih. Bung karno juga bilang kan kalian lebih susah melawan bangsa sendiri," pungkas Ahok.

Sementara, Ahok menyebut bahwa pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mengerti akan arti Agama, terlebih lagi mengerti Tuhan dengan baik. Lanjut Ahok, maka akan mengerti hubuhngan antara cinta Tuhan dan sesama manusia.

"Nah ini Klo pemimpiin yang baik ngerti agama dengan baik, ngerti Tuhan dengan baik, dia pasti ngerti hubungan antara cinta Tuhan antara cinta sesama," imbuhnya.

Ahok juga menuturkan bahwasannya sejak dari anak-anak harus sudah mengerti tentang konsep perjuangan seperti para pahlawan terdahulu.

"Sangat disayangkan kalau jaman ini, anak-anak kita itu tidak mengerti tentang konsep perjuangan seperti ini, makanya saya kira anak SMP sangat layuak untuk nonton," ujarnya.

Mantan Bupati Belitung Timur ini meyakini bahwa film tersebut menjadi barang berharga untuk generasi bangsa, kata dia, untuk bagaimana melihat perjuangan di awal abad ke-20. (Dani Hermansyah)

Berita Terkait

Ahok: Sejarah Akan Membersihkan Nama Kita Ahok: Sejarah Akan Membersihkan Nama Kita
Ahok Pilih Maia Untuk Tandingi Ahmad Dhani? Ahok Pilih Maia Untuk Tandingi Ahmad Dhani?
Sudah Ada Sophia Latjuba, Ahok Masih 'Ngebet' Maia Estianty Sudah Ada Sophia Latjuba, Ahok Masih 'Ngebet' Maia Estianty

#Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) #Ahok Nobar #Maia Estianty

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar