Galaxy Note 7 Dilarang 'Naik' Singapore Airlines dan Lufthansa

Pesawat Airbus A320-SL milik Lufthansa. (Wikimedia.org)

Arah -  Nahas nian pengguna Samsung Galaxy Note 7. Terlebih bagi mereka yang menentengnya masuk ke bandara, karena terpaksa merelakan perangkat kesayangan mereka ditinggal lantaran dilarang masuk kabin pesawat.

Adalah maskapai asal Jerman Air Berlin yang pada Sabtu lalu (16/10) mengumumkan bahwa pihaknya tidak membenarkan pengguna membawa Galaxy Note 7 ke dalam kabin maupun bagasi pesawat.

Aksi korporasi ini menyusul langkah pesaingnya, Lufthansa, yang telah melarang unit Galaxy Note 7 dalam bentuk apapun dari penerbangan manapun.

Hal ini disebabkan isu perangkat pintar tersebut yang mudah terbakar, sehingga dikhawatirkan akan mengganggu keamanan selama penerbangan.

Di hari yang sama, tepatnya Sabtu pagi, Singapore Airlines telah lebih dulu mengumumkan larangan pada seluruh maskapai dan pemerintah, termasuk Departemen Perhubungan AS, agar tidak membolehkan Galaxy Note 7 masuk ke dalam kabin pesawatnya.

Sebelumnya, perusahaan diperkirakan menelan kerugian dengan jumlah gila-gilaan dalam pendapatan penjualan, setidaknya 17 miliar dolar AS (setara Rp221,63 triliun), menurut laporan Android Authority.

Laporan itu berdasarkan proyeksi sejumlah analis yang dikutip Reuters, berdasarkan target volume produksi Galaxy Note 7 yang mencapai 19 juta unit selama beberapa tahun ke depan.

Berita Terkait

Gara-gara Meledak,Galaxy Note 7 Kini Diawasi di Semua Penerbangan Gara-gara Meledak,Galaxy Note 7 Kini Diawasi di Semua Penerbangan
Bos Samsung Minta Maaf Terkait Galaxy Note 7 Bos Samsung Minta Maaf Terkait Galaxy Note 7
Duh, Samsung Setop Penjualan Galaxy Note 7 di Seluruh Dunia Duh, Samsung Setop Penjualan Galaxy Note 7 di Seluruh Dunia

#Lufthansa #Singapore Airlines #Samsung Galaxy Note7 #Maskapai Penerbangan #maskapai #Ponsel Meledak

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar