Gerah Dengan Pemberitaan Negatif, Trump Berupaya Suap Wartawan

Pembawa Acara di Fox News, Megyn Kelly, akan meluncurkan bukunya yang berjudul "Settle for More" pada Selasa (15/11). Salah satu bagian buku ini menceritakan upaya Donald Trump menyuap Kelly demi mendapat pemberitaan yang positif pada masa pencalonan dan kampanye pemilu presiden AS. (Foto: twitter.com)

Arah -  Donald Trump telah menjadi Presiden terpilih Amerika Serikat, dalam pemilu yang baru usai pada Selasa (8/11) lalu. Meski demikian, kisah sosok yang kontroversial itu belum habis dikupas.

Pemilu presiden Amerika Serikat sudah berlalu, namun pembaca acara Fox News, Megyn Kelly, justru baru akan mengungkap fakta pengalamannya berhadapan dengan Donald Trump yang menang setelah didukung Partai Republik.

Baca Juga:
Tak Perlu Mahal, ini Tips untuk Punya Kulit Wajah Halus Mulus
Viral! Video Lucu Sindir Kemenangan Donald Trump
Trump Presiden AS, Jokowi: Hubungan RI-AS Akan Tetap Baik

Fakta itu diungkap Megyn dalam bukunya "Settle for More" yang akan diluncurkan pada Selasa (15/11). Dalam buku itu, seperti dikutip dari Associated Press, Megyn mengungkapkan upaya-upaya yang dilakukan Trump untuk mendapatkan pemberitaan yang positif.


Pembawa Acara di Fox News, Megyn Kelly, akan meluncurkan bukunya yang berjudul "Settle for More" pada Selasa (15/11). Salah satu bagian buku ini menceritakan upaya Donald Trump menyuap Kelly demi mendapat pemberitaan yang positif pada masa pencalonan dan kampanye pemilu presiden AS. (Foto: twitter.com)

Dalam memoarnya itu, Megyn menuding Trump telah menawarkan ia dan suaminya terbang ke kediaman Trump di Mar-a-Lago di Florida. Pada kesempatan lain, pengusaha properti terkemuka itu juga memberikan fasilitas baginya dan teman-teman wartawan lain, untuk menginap di hotel Trump di New York City secara gratis.

Megyn mengatakan telah menolak semua tawaran itu. Ia mengatakan, Trump berupaya untuk mempengaruhi para wartawan dengan memuji mereka. "Ini merupakan hal yang cerdas," tulisnya, "karena media dipenuhi oleh orang-orang dengan ego yang membutuhkan sanjungan."

Kontroversi antara Trump dan Megyn mencuat, saat pembaca berta di saluran tv Fox News itu menjadi moderator debat pertama pada pemilu presiden AS. Dalam debat yang berlangsung di Cleveland itu, Megyn secara terbuka mengungkap kasus pelecehan Trump terhadap kaum perempuan.

Megyn mempertanyakan penyebutan kaum perempuan sebagai "babi gemuk", "pemalas", dan "hewan menjijikan" oleh Trump.

Berita Terkait:
Trump Jadi Presiden, Setnov dan Fadli Zon jadi Becandaan Netizen
VIRAL! Video Lucu Sindir Kemenangan Donald Trump
Trump Terpilih Jadi Presiden AS, Fadli Zon Beri Selamat
Kalah, Hillary Clinton Hubungi Donald Trump Ucapkan Selamat
Ini Sosok Perempuan, Kandidat Cawapres Bagi Hillary Clinton
Tak Punya Hak Pilih, Pelajar Negara ini Ikut Demo Anti-Trump
Hillary 'Kandas', Pendukung: Rasanya seperti 'Kamar Mayat'

Berita Terkait

Trump Jadi Presiden, Setnov dan Fadli Zon jadi Becandaan Netizen Trump Jadi Presiden, Setnov dan Fadli Zon jadi Becandaan Netizen
VIRAL! Video Lucu Sindir Kemenangan Donald Trump VIRAL! Video Lucu Sindir Kemenangan Donald Trump
Trump Terpilih Jadi Presiden AS, Fadli Zon Beri Selamat Trump Terpilih Jadi Presiden AS, Fadli Zon Beri Selamat

#Donald Trump #pemilu amerika #suap pejabat #Megyn Kelly #Wartawan #Fox News

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar