Setya Novanto Jadi Ketua DPR Lagi? Ini Kata Fadli Zon

Dok. Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto menyampaikan pidato politik saat pembukaan Rapimnas partai Golkar di Jakarta, Rabu (27/7). Rapimnas Partai Golkar yang digelar 27-28 Juli 2016 mengagendakan dukungan pencalonan Joko Widodo pada Pemilihan Presiden 2019 mendatang. (Foto: Antara/M Agung Rajasa)

Arah -  Sempat menjadi polemik lantaran kasus “Papa Minta Saham”, Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto kini mengajukan kembali menjadi Ketua DPR RI. 

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menyatakan pimpinan DPR siap memproses surat pengajuan kembali posisi Setya Novanto sebagai ketua DPR oleh DPP Partai Golongan Karya.

"Pokoknya nanti (apabila telah menerima surat) kami akan lihat, akan kami proses sesuai mekanisme yang berlaku," kata Fadli seusai bertemu Sultan HB X di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Selasa.seperti dikutip antara 

Baca Juga:

Ridwan Saidi: Jokowi Akan Lengser Jika Tak Menemui Pendemo 212

Tak Mau Kalah Dari AHY, Sandiaga Juga Nyanyikan Lagu Untuk Istri

Menurut Fadli, jika ditinjau dari sisi etik terkait kasus "Papa Minta Saham" di Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) yang melibatkan Setya Novanto, sebetulnya tidak ada masalah yang dapat menghambat usulan pengembalian posisi Novanto. Sebab MKD tidak pernah memberikan keputusan sanksi apapun dalam kasus itu.

"Jadi tidak pernah ada keputusan diberi sanksi apa, sehingga kalau dari MKD tidak ada persoalan," kata dia.

Menurut dia, apabila surat pengajuan kembali Novanto sebagai ketua DPR telah diterima, pimpinan DPR akan melakukan kajian terhadap alasan di balik keputusan DPP Partai Golkar tersebut.

"Akan kami kaji alasan-alasannya seperti apa sesuai mekanisme yang berlaku dan sesuai Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3)," kata politisi Partai Gerindra itu.

Dalam menyikapi usulan itu, Fadli tidak ingin mengutarakan pendapatnya secara pribadi. "Saya tidak mau berandai-andai, belum juga lihat suratnya seperti apa," kata dia.

Partai Golkar akan mengembalikan kursi ketua DPR RI kepada Setya Novanto, keputusan itu diambil dalam Rapat Pleno DPP Partai Golkar pada Senin (21/11), salah satunya karena keputusan Mahkamah Kehormatan Dewan DPR RI yang tidak pernah menjatuhi hukuman kepada Novanto yang kini menduduki kursi ketua DPP partai berlambang pohon beringin itu.

Berita Terkait:
Karena 'Papa Minta Saham', Setya Novanto Minta UU Tipikor Diuji
LIPI: PDI-P Waspada Golkar Dukung Pemerintah
Golkar Masuk Kabinet, Novanto: Semua Tergantung Presiden
Setya Novanto: Generasi Digital Sarana Baru Berdemokrasi
Ketum Partai Golkar Setya Novanto Puji-puji Ahok

Berita Terkait

Karena 'Papa Minta Saham', Setya Novanto Minta UU Tipikor Diuji Karena 'Papa Minta Saham', Setya Novanto Minta UU Tipikor Diuji
LIPI: PDI-P Waspada Golkar Dukung Pemerintah LIPI: PDI-P Waspada Golkar Dukung Pemerintah
Golkar Masuk Kabinet, Novanto: Semua Tergantung Presiden Golkar Masuk Kabinet, Novanto: Semua Tergantung Presiden

#Setya Novanto Ketum Baru Golkar #Setya Novanto #Ketua DPR RI #Papa Minta Saham

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar