Kampanye Gunakan Lagu Adele, Ternyata Trump Belum Minta Izin

Adele Laurie Blue Adkins, penyanyi dan penulis lagu asal Inggris. (Foter/Jason H. Smith)

Arah -  Penyanyi Adele merasa belum memberikan izin lagunya digunakan untuk kampanye bakal calon Presiden AS Donald Trump. Menurut juru bicara Adele, Trump tidak pernah meminta izin kepada peraih Grammy Awards itu.

Pernyataan itu menyusul kemarahan fans karena Trump menggunakan hits Adele untuk pembuka kampanye. Kandidat Yang diusung Partai Republik itu secara konsisten memainkan "Rolling In The Deep" untuk mencairkan suasana saat kampanye.

Trump merupakan fans Adele yang menghadiri konser penyanyi itu di New York tahun lalu, juga memainkan Skyfall, theme song Film Bond setelah menyampaikan pidato politik tentang masa depan Amerika Serikat.

"Adele belum memberikan izin lagunya yang akan digunakan untuk kampanye politik," ujar juru bicara penyanyi kepada The Independent.

Tidak hanya Trump, pesaing dari Partai Republik, Mike Huckabee, juga menggunakan popularitas Adele. Huckabee, memposting sampul Album Adele "Hello" di Twitter dan YouTube. Namun karena ada klaim dari pemegang hak cipta lagu, audio yang diposting telah diblokir.

Adele tidak ingin masuk dalam perdebatan politik dengan menyatakan dirinya sebagai "Labour Girl" pada 2011.

Berita Terkait

Penampilan di Grammy 2016 Hancur, Ini Alasan Adele Penampilan di Grammy 2016 Hancur, Ini Alasan Adele
Resmi! Band Rock Foo Fighters Bantah akan Bubar Resmi! Band Rock Foo Fighters Bantah akan Bubar
Fakta Seputar Grammy Awards Fakta Seputar Grammy Awards

#Adele #Donald Trump #Kampanye Pilpres AS #Kampanye Presiden #Lagu Adele #Grammy Awards #Grammy Award

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar