Sumbangan Dana Kampanye Harus Lapor Sebelum Tanggal 20 Desember

Ketua KPUD DKI Jakarta, Sumarno ketka dijumpai di Kawasan Menteng, Jakarta, Jumat (16/12). (Foto: Arah.com/ Restu Saputra)

Arah - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta Sumarno mengatakan ketiga pasang calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta harus segera menyerahkan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) kepada KPU selama kuru waktu dimulainya masa kampanye sampai tanggal 20 Desember.

Menurut Sumarno para Cagub dan Cawagub yang berlaga di Pilkada DKI Jakarta ini sudah banyak menerima sumbangan-sumbangan dana dari berbagai sumber.

Baca Juga:

Ahok akan Lakukan Ini Jika Capai Target Dana Kampanye Rp50 Milar

Harta Agus Capai Rp15 Miliar, Pengamat: Mayor Gajinya Berapa Sih?

Anies: Tidak Ada Kosmetik Saat Kampanye

"Sekarang pasti sudah banyak sekali sumbangan-sumbangan yang diterima oleh masing-masing calon, itu supaya dilaporkan darimana sumbernya, berapa besar nilainya, kemudian identitas dari penyumbang dilaporkan," ujar Ketua KPU DKI Jakarta, Sumarno, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat,(16/12/2016).

Lanjut Sumarno, setelah menyerahkan Laporan penerimaan dana kampanye ketiganya kembali harus menyerahkan laporan penerimaan dan pengeluaran sumbangan dana kampanye ke KPU DKI dan diserahkan ke kantor akuntan publik untuk dilakukan audit.

"Satu hari setelah masa kampanye berakhir tanggal 11 Februari, jadi taggal 12 Februari mereka harus melaporkan laporan penerimaan dan pengeluaran sumbangan dana kampanye yang diterima itu dikeluarkan untuk apa saja itu harus dilaporka kepada KPU disertai buktinya. Nanti semuanya itu akan diserahkan KPU ke kantor akuntan publik untuk dilakukan audit," imbuhnya.

Sementara itu KPU akan memberlakukan sanksi terhadap para paslon yang diketahui menerima dana kampanye dari sumber-sumber yang tidak diperbolehkan sesuai dengan aturan KPU.

"Saya rasa mereka akan menerima konsekuensinya. Saya kira mereka akan berhati-hati kalau tau implikasinya jika menerima sumbangan dari sumber yang tidak sah. Kalau mereka menerima itu harus dikeluarkan dari rekening masing-masing dan diserahkan ke kas negara," tutupnya. (Restu)

Tetap pantau berita politik terbaru, hanya di arah.com

Berita Terkait:
Wow! Dana Pilkada DKI Jakarta Rp478 Miliar
Beredar Game Mirip 'AHY', Ini Tanggapan KPUD DKI Jakarta
Pengamat LIPI: 'Incumbent' Harus Kerja Keras di DKI
Hari Ini Ahok Akan Serahkan Buku Visi-Misi ke KPU DKI
Strategi Ahok Kumpulkan Dana Kampanye Terinspirasi Obama

Berita Terkait

Wow! Dana Pilkada DKI Jakarta Rp478 Miliar Wow! Dana Pilkada DKI Jakarta Rp478 Miliar
KPU: Anies-Sandi Unggul di Seluruh Wilayah Jakarta KPU: Anies-Sandi Unggul di Seluruh Wilayah Jakarta
Ini Cara Ahok-Djarot Kumpulkan Dana Kampanye Ini Cara Ahok-Djarot Kumpulkan Dana Kampanye

#Dana Kampanye #KPUD DKI

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar