Soal Kenaikan Biaya STNK dan BPKB, ini Komentar BPK

Rincian biaya yang harus dibayarkan saat perpanjangan STNK, termasuk di antaranya SWDKLLJ. (Foto: keepo.me)

Arah -  Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menegaskan pihaknya tidak mendorong pemerintah dalam menetapkan tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB) untuk pengurusan surat-surat kendaraan bermotor.

Ketua BPK Harry Azhar Azis mengatakan, penetapan jenis dan tarif PNBP sepenuhnya adalah kewenangan pemerintah melalui Peraturan Pemerintah, dalam hal ini PP Nomor 60 Tahun 2016.

"BPK tidak dalam posisi untuk mendorong penetapan tarif tertentu," ujar Harry usai meresmikan Balai Diklat Pemeriksaan Keuangan Negara di Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (9/1).

Harry menambahkan, pemeriksaan atas PNBP di Kepolisian sudah menjadi bagian tidak terpisahkan dalam audit BPK atas laporan keuangan kementerian dan lembaga setiap tahunnya.

Sebelumnya, pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 60/2016 tentang Jenis dan Tarif atas Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB) tertanggal 6 Desember 2016.

Baca Juga:
Formula Kenaikan Tarif STNK Perlu Dijabarkan
Ini Penegasan Jokowi Soal Tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak
Raih Berkah dari 'Indomie' Pria Nigeria ini Kaya Raya


Peraturan itu dibuat untuk mengganti Peraturan Pemerintah Nomor 50/2010 tentang hal yang sama, berlaku efektif mulai 6 Januari 2017.

PP itu mengatur tarif baru untuk pengurusan surat-surat kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia secara nasional.

Dalam peraturan baru tersebut, terdapat penambahan tarif pengurusan, antara lain pengesahan STNK, penerbitan nomor registrasi kendaraan bermotor pilihan, dan surat izin serta STNK lintas batas negara.

Besaran kenaikan biaya kepengurusan surat-surat kendaraan ini naik dua sampai tiga kali lipat. Misalnya, untuk penerbitan STNK roda dua maupun roda tiga, pada peraturan lama hanya membayar Rp50.000, peraturan baru membuat tarif menjadi Rp100.000. Untuk roda empat, dari Rp75.000 menjadi Rp200.000.

Berita Terkait

Soal Tarif Surat Kendaraan, IPW Sebut Polri 'Tak Pandang' DPR
Boy Rafli: Pajak Kendaraan Tidak Naik Tapi...
Ini Sederet Alasan Polri Mengapa STNK, BPKB, dan SIM Harus Naik
BPK Beri Opini Wajar Dengan Pengecualian, Ini Tanggapan Ahok
Jelang Pilkada 2017, KPK Berpesan ke Banwaslu dan BPK

Tag

Berita Terkait

Soal Tarif Surat Kendaraan, IPW Sebut Polri 'Tak Pandang' DPR Soal Tarif Surat Kendaraan, IPW Sebut Polri 'Tak Pandang' DPR
Boy Rafli: Pajak Kendaraan Tidak Naik Tapi... Boy Rafli: Pajak Kendaraan Tidak Naik Tapi...
Ini Sederet Alasan Polri Mengapa STNK, BPKB, dan SIM Harus Naik Ini Sederet Alasan Polri Mengapa STNK, BPKB, dan SIM Harus Naik

#kenaikan pajak stnk #bpkb #kenaikan bpkb #Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) #Pajak Kendaraan Bermotor #pajak

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar