Sidang Kasus Ahok, Bus TransJakarta Tak akan Masuk Rute Ragunan

Dok: Petugas Kepolisian melakukan pengamanan lalu lintas di depan Auditorium Gedung Kementerian Pertanian Jalan R.M. Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (3/1/2017). (arah.com/Dhani Hermansyah)

Arah - Imbas sidang dugaan penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama yang digelar di Gedung Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, pihak TransJakarta memastikan tidak akan berhenti di halte Ragunan dan Kementerian Pertanian.

Hal itu dikarenakan pihak Kepolisian menutup arus lalu lintas dari Mampang Prapatan menuju Ragunan, yang melintasi gedung tersebut.

"Hari Selasa 17 Januari 2017 mulai 03.00 WIB, (jalur) Kementerian Pertanian ditutup Polri. Secara otomatis halte Ragunan dan Halte Kementan, negatif (tak beroperasi)," ucap Direktur Operasional TransJakarta Daud Joseph, saat dikonfirmasi wartwawan, Selasa (17/1/2017).

Baca Juga:

Trump Akan Pajaki Lebih Mahal BMW Produksi Meksiko

Berdasarkan Perhitungan Jawa, Ahok Diramalkan Menang Pilkada DKI

Bus TransJakarta yang menuju Ragunan, hanya akan berhenti di halte SMK 57. Terkait hal ini, pihak Transjakarta sudah disosialisasikan kepada seluruh pengguna TransJakarta.

"TransJakarta juga telah menyampaikan informasi kepada pelanggan yang turun di Kementan dan Ragunan bahwa pagi ini, pelayanan koridor 6 dilaksanakan (hanya) di halte SMK 57," jelasnya.

Ia menambahkan halte Kementan dan Ragunan ia mengatakan akan dibuka kembali dengan memantau situasi.

"Setelah dinilai bisa melintas maka pelayanan normal. Sifatnya situasional," pungkas Daud.

Sidang keenam kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok kembali digelar Pengadilan Negeri Jakarta Utara di Auditorium Kementerian Pertanian, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Sementara itu sidang kali ini menurut keterangan, ada enam saksi yang dihadirkan dalam sidang. Mereka yakni Willyudin Dhani, Ibnu Baskoro, Iman Sudirman, dan Muhammad Asroy Syahputera.

Willyudin pada pekan lalu sudah dihadirkan, namun karena waktu yang sampai larut Ketua Majelis Hakim menunda persidangan.

Selain itu adanya kejanggalan dalam kesaksian Willyudin dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) membuat Jaksa berencana menghadirkan dua saksi polisi verbalis yang merupakan anggota Polresta Bogor. Kedua anggota Korps Bhayangkara itu yakni Bripka Agung Hermawan dan Briptu Ahmad Hamdani. (Shemi)

Tetap ikuti berita politik terkini dan terupdate, hanya di arah.com

Berita Terkait:Saksi Penistaan Ahok Ditanya Kerugian, Jawabannya Mengejutkan
Pengacara Ahok Sesalkan Tak Ada Proses Tabayun Terkait Pelaporan
Ahok Disidang Lagi, Hakim Minta Kesaksian Polisi
Ahok Siap Jika Sidang Berlangsung Lebih dari 8 Jam
Sidang Perdana Ahok, ACTA: Kita akan Kawal Agar Berjalan Objektif

Tags : #Isu SARA #Penistaan Agama #Sidang Ahok #saksi sidang ahok

Berita Terkait

5 Saksi akan Dihadirkan di Sidang Ahok, Satu Orang dari MUI 5 Saksi akan Dihadirkan di Sidang Ahok, Satu Orang dari MUI
 Bahas Ahok, Ketua MUI Akui Bertemu Rizieq, Ini Pembicaraannya Bahas Ahok, Ketua MUI Akui Bertemu Rizieq, Ini Pembicaraannya
Jaksa Sebut Barang Bukti yang Bermasalah Milik Kuasa Hukum Ahok Jaksa Sebut Barang Bukti yang Bermasalah Milik Kuasa Hukum Ahok

#saksi sidang ahok #Sidang Ahok #Penistaan Agama #Isu SARA

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar