Dugaan Korupsi Masjid Al-Fauz,Ini Kata Polisi Soal Sylviana Murni

Dok.Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Pariwisata dan Kebudayaan, Sylviana Murni. (Foto: beritajakarta.com)

Arah -  Penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri belum menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Wali Kota Jakarta Pusat Sylviana Murni dalam kasus dugaan korupsi pembangunan Masjid Al-Fauz di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat.

"Belum dijadwalkan," kata Wakil Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri Kombes Pol Erwanto Kurniadi dalam pesan singkat, Rabu.

Menurutnya, hingga kini belum ada penambahan jumlah saksi yang diperiksa dalam kasus tersebut. "Masih 20 saksi," katanya.

Baca juga:

Mantan Bintang Sepak Bola Mesir Masuk Daftar Teroris

Uni Eropa: Trump Tak Boleh Ubah Kesepakatan Nuklir Iran

10 Manfaat Luar Biasa Silica Gel Yang Jarang Diketahui

Gerai McD Sajikan Menu Khas India Malah Jadi Guyonan

Sementara posisi Sylvi yang maju menjadi calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, tidak akan menghambat penyidik Bareskrim untuk memeriksa Sylvi dalam kasus ini.

Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Pol Rikwanto, penyidik Bareskrim tidak berpatokan pada Surat Edaran Peraturan Kapolri Nomor SE/7/VI/2014 untuk meminta keterangan Sylviana. "Kapan saja penyidik bisa minta keterangan," kata Rikwanto dikutip antara.

Surat edaran itu mengatur seluruh laporan terhadap calon kepala daerah yang menjadi terlapor dalam tahapan pilkada, ditangani usai pelaksanaan pilkada.

Dalam penyelidikan kasus ini, Bareskrim juga menggandeng Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk mengaudit jumlah kerugian negara dalam kasus tersebut.

Penyelidikan kasus dugaan korupsi Mesjid Al Fauz telah dilakukan tim Bareskrim sejak Desember 2016. Pembangunan Masjid Al-Fauz di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat dimulai pada awal Juni 2010 dan rampung pada akhir Desember 2010. Pembangunan mesjid tersebut dilakukan ketika kepemimpinan Sylviana Murni sebagai Wali Kota Jakarta Pusat.

Sementara peresmian Masjid Al-Fauz dilakukan oleh mantan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo pada 30 Januari 2011. Masjid dua lantai itu dibangun menggunakan dana anggaran pendapatan daerah (APBD) 2010 sebesar Rp27 miliar.

Tetap ikuti berita politik terbaru, hanya di arah.com

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait:Bareskrim Dalami Kasus Korupsi Pengadaan Kapal Patroli
Lucu, Ramai-ramai Netizen Bikin Meme Ejek Logo Baru Juventus
Sebelum Ditangkap KPK, Penyuap IG Sudah jadi Terdakwa
Irman Gusman Ditangkap, Farouk: Tugas DPD Tidak Mogok
Marzuki Ali:Kasus Irman Gusman Bikin Citra Parlemen Makin Negatif
Tersangka Operasi Tangkap Tangan KPK
Ketika Penyidik Harus Diselidik
FOTO: Operasi Tangkap Tangan KPK

Tags : #Jakarta #Kasus Korupsi #Bareskrim Polri #Sylviana Murni

Berita Terkait

Ditanya Soal Pembangunan Mesjid Al-Fauz, Ini Kilah Sylviana Murni Ditanya Soal Pembangunan Mesjid Al-Fauz, Ini Kilah Sylviana Murni
Dituding Keliru Oleh Sylviana Murni, Ini Balasan Polri Dituding Keliru Oleh Sylviana Murni, Ini Balasan Polri
Bantah Selewengkan Dana Bansos, Ini Penjelasan Mpok Sylvi Bantah Selewengkan Dana Bansos, Ini Penjelasan Mpok Sylvi

#Jakarta #Sylviana Murni #Kasus Korupsi #Bareskrim Polri

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar