Tak Ada yang Mencabut Laporan, Polri: Kasus Rizieq Tetap Diproses

Dok. Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab memenuhi panggilan Bareskrim Polri di Jakarta, Kamis (3/11). Rizieq Shihab diperiksa sebagai saksi ahli agama dari pihak pelapor yaitu FPI DKI Jakarta terkait kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama.( ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Arah - Kepala Bagian Kemitraan Divhumas Polri Kombes Pol Awi Setiyono mengatakan kasus hukum yang melibatkan Imam Besar ormas Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab tetap akan diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Kendati demikian, menurutnya tidak menutup kemungkinan kasus Rizieq bisa dihentikan bila pelapor mencabut laporannya. Pasalnya semua kasus dengan terlapor Rizieq merupakan aduan dari masyarakat sehingga bila pelapor mencabut laporannya, maka proses hukum kasus tersebut bisa dihentikan, kata Kombes Awi di Mabes Polri, Jakarta, Rabu.

Baca Juga:

Rizieq Sindir KapoldaMetro Seperti Hansip, Ini Komentar Kapolri

Rizieq Diperiksa, Kapolri Perintahkan FPI Tak Memobilisasi Massax

Soal Perseteruan Rizieq dan Megawati, Ini Tanggapan Wiranto


"Kalau itu delik aduan, kalau yang mengadu mencabut (laporan), ya silakan saja," katanya.

Namun bila pelapor tidak mencabut laporannya, maka polisi akan tetap memproses laporan tersebut. "Kalau ada laporan masuk, maka polisi melakukan penyelidikan, (kalau) ditemukan minimal dua alat bukti, ya berproses itu," ujarnya.

Awi menambahkan polisi tidak akan mendorong penyelesaian secara kekeluargaan seperti yang diinginkan Rizieq. Pasalnya cara tersebut hanya bisa dilakukan atas inisiatif kedua belah pihak yang berperkara.

Sebelumnya, Imam Besar FPI Habib Rizieq berharap persoalan hukum yang membelitnya diselesaikan secara kekeluargaan.

Rizieq berharap ada pihak yang menjembatani dialog dengan sejumlah pihak yang melaporkan dirinya.

"Alangkah baiknya itu didialogkan secara kekeluargaan," kata Rizieq di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (17/1).

Ada beberapa laporan yang melaporkan Rizieq sebagai terlapor yakni laporan putri Presiden pertama RI, Sukmawati Soekarnoputri yang melaporkan Rizieq atas dugaan menghina Pancasila saat berceramah mengenai paparan tesis Rizieq saat kuliah di Malaysia.

Kasus lainnya, pernyataan Rizieq tentang lambang palu arit dalam uang baru yang diterbitkan Bank Indonesia. Kasus ini dilaporkan oleh Jaringan Intelektual Muda Anti Fitnah (JIMAF) dan Solidaritas Merah Putih (Solmet).

Kemudian pernyataan Rizieq dalam ceramah di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, pada 25 Desember 2016 yang diduga mengandung unsur kasus penistaan agama Kristen. Kasus ini dilaporkan oleh Ketua Presidium Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik RI (PP-PMKRI) Angelo Wake Kako, Koordinator Forum Mahasiswa Pemuda Lintas Agama (Rumah Pelita), Slamet Abidin dan seorang warga kelapa Gading, Jakarta Utara, Khoe Yanti Kusmiran.

Tetap ikuti berita politik terbaru, hanya di arah.com

Berita Terkait:Enam Jam Diperiksa, Habib Rizieq Dicecar 22 Pertanyaan
Rizieq Sindir Kapolda Metro Seperti Hansip, Ini Komentar Kapolri
Aliansi Mahasiswa Bandung Dukung Pelaporan Habib Rizieq
Polda Jabar Periksa Habib Rizieq, ini Pembelaan Pengurus MUI
Kapolda Jabar: Saya Berikan Jabatan Saya ke Habib Rizieq Tapi...

Tags : #Jakarta #Habib Rizieq #Kapolri Tito Karnavian #Habib rizieq dilaporkan #Pemeriksaan Habib Rizieq

Berita Terkait

Habib Rizieq Minta Penundaan Pemeriksaan di Polda Metro Jaya Habib Rizieq Minta Penundaan Pemeriksaan di Polda Metro Jaya
Masih Saksi, Polri Belum akan Panggil Paksa Habib Rizieq Masih Saksi, Polri Belum akan Panggil Paksa Habib Rizieq
Kuasa Hukum FPI akan Polisikan Penyebar Fitnah Rizieq di Medsos Kuasa Hukum FPI akan Polisikan Penyebar Fitnah Rizieq di Medsos

#Jakarta #Pemeriksaan Habib Rizieq #Habib rizieq dilaporkan #Habib Rizieq #Kapolri Tito Karnavian

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar