Berang Fatwa MUI Dikriminalisasi, Din Sindir Kapolri

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Wantim MUI), Din Syamsudin ketika ditemui di Kantor MUI, Jakarta Pusat, Rabu (18/1). (Foto: Arah.com/ Restu Saputra)

Arah - Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Wantim MUI), Din Syamsudin menyerukan bahwa tudingan kriminalisasi serta penegakan hukum yang cenderung tebang pilih terhadap beberapa tokoh agama merupakan sebuah kekeliruan.

"Saya tidak mau menuduh seperti itu cuma ingin menjelaskan, mendudukan perkaranya. Tuduhan dan tudingan seperti itu salah jalan," ujar Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Wantim MUI), Din Syamsudin di di Kantor MUI, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, (18/1).

Din melanjutkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) mempunyai peran untuk membimbing serta meluruskan jalan melalui fatwa-fatwa kepada umat Islam. "Justru berasal dari nalar yang keliru,  MUI menjalankan tugas fungsi dan tanggung jawabnya membimbing umat. Apakah itu salah?," kata Din.

Baca Juga:

Wantim MUI Gelar Rapat Pleno, Jokowi Batal Hadir

Tak Ada yang Mencabut Laporan, Polri: Kasus Rizieq Tetap Diproses

Polisi Telusuri Foto Merah Putih Bertulis Arab Saat Demo FPI

Mantan ketua PP Muhammadiyah itu menegaskan selain Undang-Undang yang dijadikan sebagai sumber hukum, negara memerlukan pandangan dan peran tokoh maupun ulama dalam mendukung stabilitas bangsa. "Tapi jangan karena bukan hukum positif MUI tidak boleh mengeluarkan pandangan keagamaan. Rusak negara ini kalau tidak boleh mengeluarkan pandangan keagamaan," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya Dewan Pertimbangan Majelis UlamaIndonesia (Wantim MUI) hari ini, Rabu (18/1) menggelar rapat pleno ke-14 di Kantor MUI, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat. Tema rapat tersebut adalah 'kerjasama ulama-umara untuk kemajuan bangsa'.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto menghadiri rapat mewakili Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) yang diundang langsung, namun tidak dapat hadir karena ada rapat terbatas. (Restu Saputra)

Tetap ikuti berita politik terbaru, hanya di arah.com

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait:Wantim MUI Gelar Rapat Pleno, Jokowi Batal Hadir
Jokowi Kunjungi Ormas, Din Syamsudin: Itu Terlambat dan Tak Cukup
Ngadu Nasib ke Rumah Lembang, Pasukan Orange Gagal Temui Ahok
Advokat Muda NU Geram Terkait Cuitan Boni Hargens
Akan Rakernas di Ancol, Ini 3 Agenda Konsolidasi MUI
Din Syamsuddin Dkk Deklarasikan 'Pergerakan Indonesia Maju'

Tags : #Jakarta #Majelis Ulama Indonesia (MUI) #Din Syamsuddin #Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Wantim MUI)

Berita Terkait

Ini Langkah MUI Memediasi Perseteruan Megawati dan Habib Rizieq Ini Langkah MUI Memediasi Perseteruan Megawati dan Habib Rizieq
FPI Bawa Merah Putih Bertulis Bahasa Arab, MUI Merasa Disudutkan FPI Bawa Merah Putih Bertulis Bahasa Arab, MUI Merasa Disudutkan
Wantim MUI Gelar Rapat Pleno, Jokowi Batal Hadir Wantim MUI Gelar Rapat Pleno, Jokowi Batal Hadir

#Jakarta #Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Wantim MUI) #Din Syamsuddin #Majelis Ulama Indonesia (MUI) #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar