Usut Suap Reklamasi, KPK akan Panggil Plt Gubernur DKI Jakarta

Ketua KPK Agus Rahardjo (kiri) didampingi Pelaksana harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati (kanan) (Antara/Sigid Kurniawan)

Arah - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memanggil Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono pada Jumat (20/1). Hal itu terkait kasus proyek reklamasi di Pantai Utara Jakarta.

"Mungkin hari Jumat (20/1) kami rapat mengundang Plt Gubernur DKI Jakarta untuk dana-dana yang terkait sumbangan kompensasi dari pengembang, kami akan tanya masuk APBD atau tidak, menyalahi aturan atau tidak, mengalami kerugian atau tidak," kata Ketua KPK, Agus seusai menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (18/1) seperti dilansir Antara.

Menurut Agus, sampai saat ini KPK baru mengumpulkan data sehingga belum menyentuh apakah ada perusahaan yang terjerat tindak pidana korporasi atau tidak. "Belum sampai situ, kami masih kumpulkan data," ucap Agus.

Baca Juga:

Rizieq Diperiksa, Kapolri Perintahkan FPI Tak Memobilisasi Massa

Soal Perseteruan Rizieq dan Megawati, Ini Tanggapan Wiranto

Sebelumnya, mantan Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Gerindra Mohamad Sanusi divonis tujuh tahun penjara ditambah denda Rp250 juta subsider dua bulan kurungan karena terbukti menerima suap Rp2 miliar dari Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja dan melakukan pencucian uang.

"Menyatakan terdakwa Mohamad Sanusi terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi dan berlanjut sebagaimana dakwaan kesatu pertama dan pencucian uang sebagaimana dakwaan kedua. Menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana selama tujuh tahun dan denda Rp250 juta dengan ketentuan bila tidak dibayar diganti pidana kurungan selama dua bulan," kata Ketua Majelis Hakim Sumpeno dalam sidang pembacaan vonis di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Kamis (29/12).

Vonis tersebut lebih rendah dibanding tuntutan jaksa penuntut umum KPK yang menuntut agar Sanusi divonis 10 tahun penjara ditambah denda Rp500 juta subsider 4 bulan kurungan dan pidana tambahan berupa pencabutan hak politik bagi Sanusi selama 5 tahun setelah ia menjalani hukuman.

Tetap update berita terkini dan terbaru, hanya di arah.com

Berita Terkait:Ngadu Nasib ke Rumah Lembang, Pasukan Orange Gagal Temui Ahok
Ahok: Ada 'Perjanjian Preman', KPK Telusuri Aliran Dana Reklamasi
Waduh, 15 Ribu PNS DKI Bolos Hari Ini
Sidik Kasus Reklamasi, KPK Periksa Pimpinan DPRD DKI
Jadi Saksi Sidang Korupsi Reklamasi, Ini Pesan Ahok
FOTO: Menanti Laju di Atas dan di Bawah Bumi
Marah ke Saut, HMI Lempar Batu dan Corat-Coret Gedung KPK
Ketika Penyidik Harus Diselidik

Tags : #Jakarta #Pemprov DKI Jakarta #Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) #korupsi reklamasi #Plt gubernur #Soni Sumarsono

Berita Terkait

PLT Gubernur: PNS DKI Ketahuan Bolos, Tunjangan akan Dihilangkan PLT Gubernur: PNS DKI Ketahuan Bolos, Tunjangan akan Dihilangkan
Sumarsono Desak DPRD Sahkan Empat Raperda Usulan Pemprov DKI Sumarsono Desak DPRD Sahkan Empat Raperda Usulan Pemprov DKI
Patrialis Akbar Kena OTT KPK, Komisi III DPR Angkat Bicara Patrialis Akbar Kena OTT KPK, Komisi III DPR Angkat Bicara

#Jakarta #Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) #korupsi reklamasi #Pemprov DKI Jakarta #Jakarta #Plt gubernur #Soni Sumarsono

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar