Lecehkan Bendera Negara, FPI Harus Rasakan Proses Hukum

Massa Front Pembela Islam (FPI) memadati kawasan sekitar Mabes Polri, Jl. Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (16/1). Mereka menuding terjadi pembiaran oleh Polda Jawa Barat atas aksi kekerasan LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) terhadap massa FPI pada Kamis (12/1) seusai Polda Jabar memeriksa Habib Rizieq Shihab. Atas hal itu, FPI menuntut Kapolri mencopot Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Anton Charliyan. (Foto: twitter.com/@TofaLemon)

Arah - Pencoretan bendera merah putih yang dilakukan Front Pembela Islam (FPI) saat melakukan aksi unjuk rasa di depan Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (16/1) dinilai sebagai bentuk pengkhianatan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan tidak menghargai jasa para pejuang.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi I DPR RI TB Hasanuddin melalui keterangan tertulisnya yang diterima awak media, Rabu (18/1). Ia mengatakan, tidak ada alasan bagi TNI dan Polri sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan NKRI untuk segera menindak tegas organisasi massa yang dipimpin Rizieq Shihab tersebut.

"Demo sesungguhnya merupakan kegiatan yang legal dan sah di negara demokratis. Tapi dalam kapasitas saya sebagai purnawirawan TNI, seluruh mata batin saya sungguh terluka atas perilaku FPI dalam demonya itu. FPI telah menodai simbol kehormatan dan lambang supremasi negara yakni bendera merah putih. Apa yang dilakukan oleh FPI sudah di luar batas, dan kini tiba saatnya Polri mengambil tindakan hukum," tegas Hasanuddin di Jakarta, Rabu (18/1).

Sebagai purnawirawan Jenderal TNI AD bintang dua, Hasanuddin sangat memahami perasaan para Prajurit TNI dan Polri serta para veteran ketika melihat bendera yang disakralkan tersebut dirusak kehormatannya oleh FPI. Dengan tindakan FPI yang menodai bendera merah putih itu, maka FPI telah melakukan pelecehan terhadap  kehormatan negara.

"Tidakkah mereka tahu bahwa demi Sang Merah Putih, perlawanan rakyat arek-arek Suroboyo memuncak, ketika patriot bangsa berhasil merobek warna biru pada bendera Belanda dalam peristiwa di Hotel Oranye. Bahkan ratusan ribu pejuang di seluruh tanah air gugur di medan perang untuk mempertahankan NKRI. Saya yakin, masyarakat Jawa Timur dan rakyat Indonesia pada umumnya sangat marah dan tersinggung melihat aksi FPI," kata politisi PDI Perjuangan tersebut.

Tetap update berita terkini dan terbaru, hanya di arah.com

Baca Juga:

FPI Bawa Merah Putih Bertulis Bahasa Arab, MUI Merasa Disudutkan

Polisi Telusuri Foto Merah Putih Bertulis Arab Saat Demo FPI

Oleh karena itu, Hasanuddin menyarankan agar Kapolri menindak tegas Rizieq Shihab atas perbuatan yang dilakukan ormas FPI terkait pencoretan lambang negara. "Seharusnya jangan ada keraguan sedikitpun bagi pemerintah untuk menangkap dan memproses saudara Rizieq Shihab," ujar mantan Kepala Staf Garnisun Wilayah DKI Jakarta ini.

"Bahkan para Prajurit TNI Saptamargais dan Bayangkara Polri pun dipastikan sangat terluka dengan aksi pencoretan bendera merah putih yang dikibarkan sebagai aksi nyata melawan negara," tukasnya

Apalagi, lanjut Hasanuddin, sanksi bagi pencoret lambang negara juga diatur dalam UU No 24 Tahun 2009 Tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara. Dalam Pasal 57 ayat a dijelaskan bahwa setiap orang dilarang mencoret, menulisi, menggambari, atau membuat rusak Lambang Negara dengan maksud menodai, menghina, atau merendahkan kehormatan Lambang Negara.

"Sanksinya diatur dalam Pasal 68, yakni pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun," pungkas Hasanuddin.

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait:Perang Berlanjut, Sukmawati Ogah Tanggapi Ajakan Mediasi Rizieq
Ini Langkah MUI Memediasi Perseteruan Megawati dan Habib Rizieq
Rizieq Sindir Kapolda Metro Seperti Hansip, Ini Komentar Kapolri
Dipagari UU ITE, DPR Minta Masyarakat Gunakan Sosmed dengan Bijak
Buntut Ricuh di Polda Jabar, Hari ini FPI Demo Mabes Polri

Tags : #DPR RI #Jakarta #FPI Front Pembela Islam #Komisi I DPR RI #Rizieq Shihab #Tubagus Hasanuddin

Berita Terkait

Rizieq Dilabeli Status Tersangka, Polri: Tinggal Nunggu Waktu! Rizieq Dilabeli Status Tersangka, Polri: Tinggal Nunggu Waktu!
Polri Dianggap Bisa Kewalahan Jika Rizieq Dikriminalisasi Polri Dianggap Bisa Kewalahan Jika Rizieq Dikriminalisasi
Ini Rekayasa Lalin Hadapi 'Long March' Pendukung Rizieq Ini Rekayasa Lalin Hadapi 'Long March' Pendukung Rizieq

#Jakarta #Komisi I DPR RI #DPR RI #Tubagus Hasanuddin #Jakarta #FPI Front Pembela Islam #Rizieq Shihab

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar