Geliat Pengusaha Muslimah di Inggris

Sabah Nazir Pengusaha muslimah Inggris/bbc

Arah -  Dunia bisnis memang di dominasi oleh laki-laki, namun tak sedikit perempuan yang menggeluti dunia bisnis dan meraih sukses. Sebut saja Sabah Nazir seorang muslimah yang memulai usahanya berupa pencetakan kata-kata di kartu dan cangkir di tahun 2004.

Pada tahun 2011, Sabah melihat adanya ceruk yang besar untuk konsumen muslim modern dan ahirnya memutuskan untuk mendesain ulang semua produknya sesuai dengan kebutuhan pasar muslim.

Saat ini perusahaan yang didirikanya memiliki portofolio 300 produk desain muslim dan produknya telah diekspor ke 20 negara.

"Saya ingin menciptakan merek gaya hidup aspiratif bagi konsumen muslim untuk memenuhi gaya hidup mereka sesuai dengan keyakinan mereka," ujar Sabah dikutip bbc.

Menurut sebuah laporan, belanja konsumen muslim untuk makanan dan gaya hidup tahun 2014 sebesar us$ 1.8 triliun dan diperkirakan akan meningkat menjadi us$2.6 triliun di tahun 2020.


Smartphone Karya Anak Bangsa, Digicoop Perdana Diproduksi di Cikarang

Baca Berita Ekonomi dan Bisnis Terlengkap Hanya di Topbiz.id
Klik Banner dibawah ini

Baca juga:

Pemkot Jakapus Siapkan Relokasi Pedagang Pasar Senen 

Persib Akan Jalani Latih Tanding di Tasikmalaya

Tiga Guru Mengaji ini Berangkat Haji Gratis!

Kejar Pembayaran, Ditjen Pajak Akan Panggil Google

Sedangkan di Inggris sendiribelanja tiga juta konsumen muslim berkontribusi sekitar 21 miliar pondsterling selama tahun 2016 kemarin.

Tak heran merek-merek dunia seperti Manggo dan DKNY mulai beradaptasi dengan mengubah desain baju lebih sederhana untuk memenuhi kebutuhan pasar muslim.

Sementara itu saat ini banyak sekali pengusaha muslimah di Inggris yang sedang menggeliat. Ini terlihat saat adanya Muslim Lifestyle Expo yang diadakan di kota Manchester.

Dimana 60% dari 130 peserta yang mengikuti expo merupakan muslimah yang memperdagangkan mulai dari sajadah hingga mainan bernuansa islami. Bahkan salah satu peserta pameran seorang muslimah yang mulai memproduksi minuman moktail non alkohol dan mulai diperdagangkan di Inggris tahun ini.

"Saat saya tumbuh dewasa, saya melihat tidak ada produsen yang mengisi kebutuhan pasar untuk minuman non alkohol yang ditujukan untuk muslim," ujar Shahin Hussain.

Awal tahun ini saja, Shahin telah menjual 19.000 botol minuman non alkohol di Inggris raya. Dengan permintaan yang terus meningkat tampaknya mulai menekuni bisnis untuk memenuhi kebutuhan muslim bukan lah hal yang salah

Berita Terkait:Ini Langkah MUI Memediasi Perseteruan Megawati dan Habib Rizieq
Pasar Senen Kebakaran, Puluhan Mobil Pemadam Dikerahkan
Gunakan Busana Muslim, Polisi Amerika Tahan Pria Ini
Perang Berlanjut, Sukmawati Ogah Tanggapi Ajakan Mediasi Rizieq
Ketua KEIN: Pengusaha Daerah Harus 'Naik Kelas'
FOTO: Pasar Senen Diamuk Si Jago Merah

Tags : #Jakarta #Konsumen #Inggris #pengusaha muslim #pengusaha islam

Berita Terkait

Wantim MUI Gelar Rapat Pleno, Jokowi Batal Hadir Wantim MUI Gelar Rapat Pleno, Jokowi Batal Hadir
Pengusaha Muslim Buat Situs Untuk Mencari Istri Kedua Pengusaha Muslim Buat Situs Untuk Mencari Istri Kedua
FPI Bawa Merah Putih Bertulis Bahasa Arab, MUI Merasa Disudutkan FPI Bawa Merah Putih Bertulis Bahasa Arab, MUI Merasa Disudutkan

#Jakarta #pengusaha islam #pengusaha muslim #Konsumen #Inggris

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar