Timses Anies-Sandi Tuding Hasil Survei Tak Bertanggung Jawab

Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) didampingi Sandiaga Uno (kanan) menyampaikan visi dan misinya saat Debat Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (13/1). Debat calon Gubernur dan Wakil Gubernur pertama tersebut mengangkat tema pembangunan sosial ekonomi untuk Jakarta. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Arah - Tim pemenangan calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, Ferry Julianto, menyindir sejumlah lembaga survei seperti Lingkaran Survei Indonesia dan Saiful Mujani Research Center (SRMC) terkait pertanggung jawaban hasil surveinya.

Ferry mengatakan dalam survei diatas paslon nomor urut tiga itu menduduki posisi terendah dibandingkan pasangan nomor urut satu Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni serta pasangan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Djarot Saiful Hidayat.

"Kayak lembaga Denny JA LSI, saya tanya ini datanya dari mana?, tapi mereka nggak bisa jelaskan secara rinci. Sementara, SMRC saat saya tanya, mereka malah mengelak. Deni JA hanya aktif di whatsapp,  SRMC juga gitu. Meskipun kita tahu mereka ada di pihak mana, tapi kita pengen tahu pertanggung jawaban atas hasil survei," ujar Ferry dalam diskusi bertajuk "Antara Survei dan Realitas" di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (21/1)

Baca Juga:Ngetwitt Lagi, SBY Serang Penyebar 'Hoax' yang Kian Merajalela
Siap Lawan 'Palu Arit' di Indonesia, Rizieq: Ini Perjuangan Saya!
Rizieq Pantas Ditahan, Henry Yoso: Jika Tidak...

Meski begitu ia menyambut baik hasil survei yang diselenggarakan oleh Poltracking Indonesia dan Polmark Indonesia beberapa waktu lalu. "Pasangan kami ternyata tidak teridentik dengan pasangan nomor urut tiga. Di beberapa lembaga survei, Petahana di nomor urut satu dengan selisih yang sangat besar. Padahal berangkat dari asumsi awal sebagian masyarakat ada yang menginginkan gubernur baru dan juga ada kasus penistaan agama," katanya.

Maka dari itu  ia menegaskan perlunya ada pertanggungjawaban dari sejumlah survei yang dipublikasikan kepada masyarakat. "Kita butuh pertanggungjawaban. Ini penting untuk pasangan kami itu berharga terutama berpengaruh pada psikolognya," pungkasnya.

Diketahui hasil survei Polmark Indonesia, elektabilitas pasangan Anies-Sandi unggul yakni 25,3 persen, pasangan Agus-Sylvi 23,9 persen dan Ahok-Djarot 20,4 persen. Sementara hasil survei Poltracking menyebut elektabilitas Anies-Sandi tidak berbeda jauh dari pasangan pesaingnya yakni 28,63 persen, kemudian Ahok-Djarot 28,88 persen dan Agus-Sylvi sebesar 30.25 persen. (Restu Saputra)

Tetap pantau berita terkini dan terbaruhanya di arah.com

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait:Benarkah Pertemuan dengan Rizieq Dongkrak Elektabilitas Anies?
Sandiaga: Warga Tak Terpengaruh Survei Penggiringan Opini
LSI Denny JA: Jika Pilkada 2 Putaran, ini Calon yang Tersingkir
Sandi Klaim Mesin Politiknya Telah Menangkan Hati Warga Jakarta
Amankan Debat Cagub DKI, Polisi Terapkan 4 Lapis Penjagaan
FOTO: Pasar Senen Diamuk Si Jago Merah
FOTO: Dukungan Hanura untuk Ahok

#Jakarta #Pilkada Serentak 2017 #Pilgub DKI Jakarta #Anies-Sandiaga #Survei Pilkada

Berita Terkait

Tiru Kalsel, Sandiaga Janjikan Pasar Terapung di Kepulauan Seribu Tiru Kalsel, Sandiaga Janjikan Pasar Terapung di Kepulauan Seribu
Soal Dana Kampanye, Timses Paslon Pilgub DKI Saling Sindir Soal Dana Kampanye, Timses Paslon Pilgub DKI Saling Sindir
Hasil Survei: Elektabiltas Ahok-Djarot Melambung Pasca Debat Hasil Survei: Elektabiltas Ahok-Djarot Melambung Pasca Debat

#Jakarta #Survei Pilkada #Pilgub DKI Jakarta #Pilkada Serentak 2017 #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar