Kena OTT, MK Akan Berhetikan Patrialis Akbar Secara Tidak Hormat

Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat menyampaikan refleksi kinerja 2016 dan Proyeksi 2017 MK di Gedung MK, Jakarta, Kamis (29/12). Dalam pemaparan yang bertajuk Harmoni Sosial dan Budaya Demokrasi yang Berkeadilan itu, sepanjang 2016 MK menangani 174 perkara yang terdiri 111 perkara di tahun 2016 dan 63 perkara sisa tahun sebelumnya. (Foto: Arah.com/ Hafidz Mubarak A)

Arah -  Mahkamah Konstitusi (MK) segera melayangkan surat pemberhentian terhadap hakim MK, Patrialis Akbar yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di kawasan Taman Sari, Jakata Barat.

"Seiring dengan itu, Mahkamah Konstitusi mengajukan permintaan pemberhentian sementara Hakim Konstitusi yang bersangkutan kepada Presiden. Dalam hal Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi mengambil keputusan bahwa Hakim Konstitusi yang bersangkutan telah melakukan pelanggaran berat, Mahkamah Konstitusi segera mengajukan permintaan pemberhentian tidak dengan hormat Hakim Konstitusi yang bersangkutan kepada Presiden," kata Arief di Gedung MK, Jakarta, Kamis (26/1).

Lebih lanjut Arief mengatakan pengajuan pemberhentian Patrialis dilakukan secara tidak terhormat. Sebab, penangkapan yang dilakukan lembaga anti rasuah tersebut telah mencoreng nama dari MK.

Baca Juga: Patrialis Akbar Kena OTT KPK, Komisi III DPR Angkat Bicara
KPK Segera Umumkan Nama Tersangka yang Terjaring OTT
Patrialis Akbar Diciduk KPK, DPR Desak Revisi UU MK

"Mahkamah Konstitusi segera mengajukan permintaan pemberhentian yang tidak terhormat (sebagai) hakim Konstitusi yang bersangkutan," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat hadir di MK untuk melangsungkan rapat permusyawaratan hakim (RPH). Arief pun langsung melontarkan ucapan permohonan maaf ketika di tiba di Gedung MK.

Menyusul, tertangkapnya salah satu Hakim MK, Patrialis Akbar dalam gelaran Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di kawasan Jakarta Barat. "Ya Allah saya mohon ampun, saya tidak bisa menjaga MK ini dengan sebaiknya," ujarnya, Kamis (26/1).

Arief melanjutkan, dirinya akan melangsungkan rapat permusyawaratan hakim (RPH) siang ini. "Saya akan rapat dulu RPH. Nanti setelah rapat RPH saya akan menemui anda semua," jelasnya. (Helmi Shemi)

Selalu update berita politik terkini dan terbaru, hanya di arah.com

Video Trending Pilihan Redaksi:

Terkait:KY Sebut Patrialis Akbar Coreng Profesi Hakim
Patrialis Akbar Kena OTT KPK, Komisi III DPR Angkat Bicara
Sunyi Senyap, Begini Suasana Rumah Patrialis Akbar
Hakim MK Adakan Pertemuan, Bahas OTT Patrialis?
Patrialis Akbar Ditangkap KPK, Ketua MK:Ya Allah Saya Mohon Ampun
FOTO: Pasar Senen Diamuk Si Jago Merah

#Arief Hidayat Ketua MK #Jakarta #Mahkamah Konstitusi #Hakim MK #Patrialis Akbar

Berita Terkait

MK Terima Surat Pengunduran Patrialis Akbar Sebagai Hakim MK MK Terima Surat Pengunduran Patrialis Akbar Sebagai Hakim MK
Sunyi Senyap, Begini Suasana Rumah Patrialis Akbar Sunyi Senyap, Begini Suasana Rumah Patrialis Akbar
Hakim MK Adakan Pertemuan, Bahas OTT Patrialis? Hakim MK Adakan Pertemuan, Bahas OTT Patrialis?

#Jakarta #Arief Hidayat Ketua MK #Mahkamah Konstitusi #Patrialis Akbar #Hakim MK

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar