Penguasa di Kota Yaman Angkat Bicara Soal Kebijakan Trump

Seorang pejalan kaki berjalan melewati toko "Tentara Rusia" berlokasi di seberang kedutaan Amerika Serikat (AS) dengan gambar Presiden terpilih AS Donald Trump pada papan reklame, di Moskow, Rusia, Jumat (20/1). Papan reklame tersebut menyatakan "Tentara Rusia. extra diskon 10 persen bertepatan dengan dilantiknya Presiden AS Donald Trump. Untuk pegawai kedutaan dan warga AS. 20 Januari 2017". ANTARA FOTO/REUTERS/Sergei Karpukhin/djo/17

Arah - Keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untk melarang warga Yaman melakukan perjalanan ke Amerika Serikat dianggap sebagai sebuah tindakan intoleran.

Hal itu disampaikan oleh penguasa kelompok Houthi di Ibu Kota Yaman. Kelompok Houthi sendiri adalah sekutu dari negara Iran.

Yaman adalah negara yang rusak akibat perang dan miskin di bagian selatan Teluk Arab itu adalah salah satu dari tujuh negara berpenduduk sebagian besar muslim yang warganya dilarang memasuki AS selama 90 hari. Hal itu dilakukan untuk mencegah kelompok garis keras.

Dilansir Antara, kantor berita SABA, yang dikendalikan Houthi, mengutip pernyataan sumber dari Kementerian Luar Negeri bahwa tindakan tersebut adalah hak kedaulatan pemerintah AS.

[baca_juga]

Namun, sumber itu menegaskan bahwa setiap upaya memasukkan Yaman atau warganya sebagai kemungkinan biang terorisme dan ekstremisme adalah tindakan sewenang-wenang dan tidak sah.

Yaman terpecah akibat perang saudara selama hampir dua tahun.

Kelompok Houthi, yang bersekutu dengan Iran, secara nyata menguasai wilayah di utara, termasuk ibu kota di Sana'a dan bandar udara internasional terbesar di negara itu, sedangkan pemerintahan yang diakui secara internasional berpangkalan di wilayah selatan dan timur.

Pejabat di pemerintahan pada Sabtu menyatakan kecewa dengan larangan visa tersebut. Trump menandatangani surat keputusan mengenai larangan bagi warga negara Suriah, Irak, Iran, Libya, Somalia, Sudan dan Yaman memasuki wilayah negaranya.

Berita politik terkini, hanya di arah.com

Berita Terkait

Gejolak Kebijakan Trump Khawatirkan Pemerintah RI Gejolak Kebijakan Trump Khawatirkan Pemerintah RI
Departemen Pertahanan AS Lindungi Marinir Muslim Ini dari Trump Departemen Pertahanan AS Lindungi Marinir Muslim Ini dari Trump
Soal Kebijakan Trump, Indonesia Akan Gandeng Negara Islam Soal Kebijakan Trump, Indonesia Akan Gandeng Negara Islam

#Jakarta #Presiden Amerika Serikat Donald Trump #Anti Muslim #Amerika Serikat #Yaman

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar