Ancaman pada Kebhinekaan, AGP Bali Serukan Lawan Intoleransi

Sejumlah tokoh Hindu dan Islam Bali berdiskusi saat melaporkan Front Pembela Islam (FPI) ke Polda Bali, Senin (16/1). Puluhan tokoh Hindu dan Islam dari berbagai organisasi melaporkan keberatan mereka terhadap pernyataan Jubir FPI, Munarman dalam rekaman video di Youtube yang dinilai memfitnah dan berupaya merusak kerukunan umat beragama di Bali.(foto/antara/nyoman budhiana)

Arah -Asram Gandhi Puri (AGP) Bali menyerukan semangat generasi muda dalam upaya melawan sikap intoleransi yang bisa mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Mari bersama sama lawan sikap intoleransi yang terus saja hadir. Bersama kita pasti bisa dengan semangat kebhinekaan dan rasa cinta tanah air, " kata BR Indra Udayana yang ditunjuk sebagai Pengasuh Asram Gandhi Puri, Bali, Selasa (31/1).

Baca Juga: Hindari Bentrok Saat Periksa Rizieq, Ini Strategi Polda Jabar
Merasa Dirugikan, Tommy Soeharto Somasi Firza Husein




Udayana mengungkapkan fenomena belakangan ini yang menampilkan kekerasan dalam berbagai bentuk. Tak hanya melalui aksi di jalanan namun kekerasan verbal di media sosial. Bentuknya bermacam-macam, mulai dari menyebarkan berita bohong, kebencian, menghasut hingga memprovokasi.

"Radikalisme, kekerasan dan intoleransi saat ini menyebar dimana-mana dengan kehadiran Medsos. Kita dengan mudah mengomentari, share dan like tautan informasi yang sumbernya tidak jelas," imbuhnya.

Tidak sampai sana, nilai-nilai kesantunan, etika, moralitas, karakter, kemanusiaan, pengorbanan dan prinsip yang selama ini tersusun seolah perlahan-lahan tergerus dan tak lagi mencirikan Indonesia yang berbhineka serta berbudaya.

Hal demikian, kata Udayana sebagai tujuh dosa sosial dalam pandangan tokoh Hindu Mahatma Gandhi yang tetap relavan untuk diterapkan dengan kondisi sosial dewasa ini.

Dari sana, pihaknya berharap generasi muda sebagai garda terdepan dalam menjaga keutuhan negara kesatuan serta meneguhkan toleransi dan rasa solidaritas antarsesama.

"Kami ajak semua untuk bangkit dan melawan sikap intoleransi yang sangat berbahaya ini. Semua harus saling dukung mendukung untuk Indonesia yang lebih baik di masa mendatang,” pungkasnya.

Terkait:Ada Jagung Warna Hitam di Pulau Dewata
Taman Pemuda, Pusat Kreativitas Terbaru di Denpasar
Forum Demokrasi Bandung Kutuk Pembubaran Kebaktian Umat Kristiani
Irfan Bachdim Terkesan Dengan Mess Bali United
Sempat Dibubarkan Ormas, KKR Natal 2016 Sepakat Dilanjutkan

#intoleransi #Kasus Intoleran #DENPASAR

Berita Terkait

Ada Jagung Warna Hitam di Pulau Dewata Ada Jagung Warna Hitam di Pulau Dewata
Taman Pemuda, Pusat Kreativitas Terbaru di Denpasar Taman Pemuda, Pusat Kreativitas Terbaru di Denpasar
Irfan Bachdim Terkesan Dengan Mess Bali United Irfan Bachdim Terkesan Dengan Mess Bali United

#DENPASAR #DENPASAR #Kasus Intoleran #intoleransi

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar