Kemenkes Sebar 1.250 Dokter Spesialis ke Berbagai Penjuru RI

Ilustrasi: Dokter membedah pasien.(Foto: Pixabay/Tpsdave)

Arah -  Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan menargetkan untuk menugaskan 1.000-1.250 dokter spesialis ke seluruh Indonesia pada 2017 sebagai upaya pemerataan layanan kesehatan untuk masyarakat.

Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kesehatan Kementerian Kesehatan Usman Sumantri di Jakarta, Jumat, menyebutkan sudah ada 90 rumah sakit di 85 kabupaten/kota dalam 27 provinsi yang siap untuk dikirimkan dokter spesialis dari program Wajib Kerja Dokter Spesialis (WKDS).

Pemerintah melalui Peraturan Presiden Nomor 4 Tahun 2017 tentang Wajib Kerja Dokter Spesialis (WKDS) mewajibkan lulusan kedokteran spesialis untuk bertugas memberikan pelayanan kesehatan di seluruh daerah Indonesia.

Baca Juga: Sedikit yang Tahu Ternyata ini yang Dilakukan Ahok di Kamar Mandi
Haru Biru Sambut Pasukan Garuda yang Tiba di Tanah Air




Penunjukkan 90 rumah sakit tersebut ditentukan berdasarkan kesiapan sarana dan prasarana untuk menunjang fasilitas kerja dokter spesialis.

Pertimbangan lain penunjukkan rumah sakit tersebut ialah ada atau tidaknya kasus penderita penyakit khusus yang terjadi di daerah.

"Kita lakukan visitasi di 121 rumah sakit. Melihat apakah sarana dan prasarananya siap untuk menunjang kerja dokter spesialis tersebut. Selain itu juga melihat kasus penyakitnya," jelas Usman.

Sebelumnya pemerintah daerah dari 113 kabupaten/kota di 29 provinsi mengusulkan 144 rumah sakit untuk dikirimkan dokter spesialis program WKDS. Namun yang dinilai siap dan dapat direalisasikan sebanyak 90 rumah sakit.

Penugasan program WKDS angkatan pertama tahun 2017 secara bertahap dimulai Maret 2017.

Berdasarkan data dari kolegium, lulusan yang siap ditugaskan sebanyak 34 orang dokter spesialis penyakit dalam, 41 orang spesialis bedah, 30 orang dokter spesialis dan ginekologi, 4 orang dokter spesialis anak, dan 18 orang spesialis anestesi dan terapi intensif.

Usman memaparkan saat ini dokter spesialis hanya menumpuk di kota-kota besar.

Ketersediaan dokter spesialis terbanyak dengan rasio per 100 ribu penduduk berada di Jakarta sebanyak 66,8 dokter, Yogyakarta 36,7 dokter, Bali 26,4 dokter, dan Sulawesi Utara 18,7 dokter.

Sedangkan ketersediaan dokter spesialis paling sedikit per 100 ribu penduduk berada di Nusa Tenggara Timur 2,3 dokter, Sulawesi Barat 2,9 dokter, dan Maluku Utara 3,4 dokter.

Terkait:Terkait Vaksin Palsu, IDI akan Bela Dokter Mati-matian
Lecehkan Bendera Negara, FPI Harus Rasakan Proses Hukum
Polri Dianggap Bisa Kewalahan Jika Rizieq Dikriminalisasi
Survei Poltracking: Ahok Tetap Sandang Predikat Cagub Ter...
Rizieq Dilabeli Status Tersangka, Polri: Tinggal Nunggu Waktu!
Gara-gara Konflik, Orangutan Hampir Kehilangan Hutan
Seniman Grafiti '281 Antinuke' Luncurkan Stiker Protes Trump
Janji Manis Djarot di Kampung Ambon
Pooh, Kucing Lucu Berkaki Bionik yang Butuh Rumah Baru. Minat?
FOTO: Nikmatnya Aroma Klasik Kopi Banaran

#Jakarta #Menteri Kesehatan #Dokter #Rumah Sakit #Kementerian Kesehatan

Berita Terkait

Terkait Vaksin Palsu, IDI akan Bela Dokter Mati-matian Terkait Vaksin Palsu, IDI akan Bela Dokter Mati-matian
Lecehkan Bendera Negara, FPI Harus Rasakan Proses Hukum Lecehkan Bendera Negara, FPI Harus Rasakan Proses Hukum
Polri Dianggap Bisa Kewalahan Jika Rizieq Dikriminalisasi Polri Dianggap Bisa Kewalahan Jika Rizieq Dikriminalisasi

#Jakarta #Dokter #Kementerian Kesehatan #Menteri Kesehatan #Rumah Sakit

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar