Bahaya! Dua RS Ini Tolak BPJS

Kartu BPJS asli (kiri) dan kartu BPJS palsu (kanan) yang beredar Kabupaten Bandung Barat diperlihatkan warga di Bandung, Jawa Barat, Minggu (24/7). Ratusan warga Desa Kertajaya Kabupaten Bandung Barat, tertipu dengan beredarnya kartu BPJS yang mengakibatkan warga sakit tidak bisa menggunakan fasilitas dari BPJS. Saat ini pihak aparat Kepolisian Polsek Padalarang masih menyelidiki kasus penipuan dan pemalsuan kartu BPJS palsu. (Foto: Antara/Agus Bebeng)

Arah -  Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menyatakan dua rumah sakit swasta daerah ini tidak mau bekerjasama menggunakan layanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan kepada pasiennya, dikarenakan keuntungan menurun.

"Dalam masalah ini masih diupayakan agar seluruh rumah sakit baik umum maupun swasta melakukan kerja sama dengan BPJS," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Nining Herawati, Minggu (5/2/2017)

Menurut dia, dua rumah sakit itu adalah RS Dokter Adam Thalib dan RS Mitra Keluarga Cikarang. Hingga saat ini masih dilakukan komunikasi dengan pihak kedua RS itu, agar mau bekerjasama dengan BPJS.

Padahal secara regulasi rumah sakit umum dan swasta harus ikut serta bekerjasama dengan BPJS.

"Setiap rumah sakit mengupayakan untuk melakukan kerja sama kepada penyelenggara kesehatan," kata dia.

Menurutnya, hal itu hanya masalah cara memahami penjelasan mengenai keuntungan yang diperoleh rumah sakit bila melakukan kerja sama dengan BPJS.

Ia menambahkan, Dinkes setempat juga tidak bisa memaksakan agar rumah sakit tersebut bisa bekerjasama dengan BPJS, mengingat dalam aturan rumah sakit hanya tertulis bahwa rumah sakit dapat bekerjasama dengan Badan Penyelenggara Kesehatan.

Karena itu, pihaknya tidak dapat memberikan sanksi tegas berupa teguran atau pun sanksi administratif.

"Setiap penyuluhan, kami katakan kepada rumah sakit harus membantu, mengingat anda berdiri di sini di Kabupaten Bekasi harus bantu juga warga sini. Hal itu setiap rapat selalu kami ingatkan," ujarnya seperti dilansir Antara.

Baca Juga: Banyak Keluhan, BPJS di Banjarmasin Dimintai Penjelasan
BPJS Kesehatan Palembang Keluarkan




Menurut Nining, berbagai upaya akan terus dilakukan agar dua rumah sakit itu bersesia melakukan kerja sama dengan BPJS.

"Selain mendirikan rumah sakit di daerah ini, RS juga memiliki peranan dalam membantu masyarakat yang sakit dan melayani peserta BPJS untuk ditangani di RS tersebut," pungasnya.

Karena itu, pihaknya hingga saat ini masih dalam upaya memberikan pemahaman bekerjasama dengan BPJS dengan ketentuan-ketentuan yang dirasakan lebih menguntungkan bagi rumah sakit dimaksud.

Terkait:Tersangka BPJS Palsu Hanya Dapat Imbalan Rp50 Ribu
46 Pasien Meninggal, Lantai 4 Rumah Sakit ini Diselimuti Misteri
Agus Hermanto: Pemalsuan BPJS Harus Diberantas Sampai Tuntas
Ini 3 Cara Validasi Kartu BPJS yang Asli
BPJS Kesehatan:Jateng Terbebas dari Kartu Palsu

#BPJS Kesehatan #Rumah Sakit #Pasien Meninggal #Bekasi #Kartu BPJS Palsu

Berita Terkait

Tersangka BPJS Palsu Hanya Dapat Imbalan Rp50 Ribu Tersangka BPJS Palsu Hanya Dapat Imbalan Rp50 Ribu
46 Pasien Meninggal, Lantai 4 Rumah Sakit ini Diselimuti Misteri 46 Pasien Meninggal, Lantai 4 Rumah Sakit ini Diselimuti Misteri
Agus Hermanto: Pemalsuan BPJS Harus Diberantas Sampai Tuntas Agus Hermanto: Pemalsuan BPJS Harus Diberantas Sampai Tuntas

#Bekasi #Kartu BPJS Palsu #BPJS Kesehatan #Rumah Sakit #Pasien Meninggal

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar