Kisah Nijam, Bocah Kehilangan 2 Tangan di Tempat Kerja Ayahnya

Jamal dihibur oleh kedatangan badut di ruang perawatannya di RSUP Hasan Sadikin, Kota Bandung, Rabu (8/2). (Foto: Humas RSUP Hasan Sadikin)

Arah - Jamaludin Muhammad atau Nijam (6), bocah lelaki yang tangannya terpotong mesin pencetak bata hanya mampu terbaring di tempat perawatannya di RS Hasan Sadikin, Kota Bandung. Jamal harus kehilangan kedua tangannya pada Sabtu (21/1) lalu.

Sesekali Jamal yang sedang tertidur meminta untuk duduk di tempat tidurnya. Sambil memanggil Mamah (sebutan Jamal kepada neneknya), ia mencoba bangun dibantu oleh Eem (45) nenek Jamal, yang sudah beberapa hari menjaganya.

"Mamah... Hese (susah)," kata Jamal sambil mencoba untuk bangun kemudian punggungnya diangkat oleh Eem ke posisi duduk.

"Pegel mungkin, ya gini aja paling minta duduk, terus tiduran lagi tapi nggak pernah rewel, nggak pernah nangis, hanya gelisah gini minta ganti posisi," tutur Eem yang seringkali dipanggil Mamah atau Emak oleh Jamal.

Kedua tangan Jamal harus diamputasi pasca tergilas mesin gilingan bata. Kejadiannya, lanjut Eem, bermula saat Jamal ikut ke lokasi kerja sang ayah di Kampung Cisanta, RT 3 RW 4, Desa Cikarang, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Jamal dibawa ke tempat kerja sang ayah lantaran khawatir tak ada yang menjaga bila ditinggal di rumah.

Baca Juga: Jokowi Salat Maghrib Berjamaah di Ambon
Ahok akan Nyoblos Pilkada di TPS Ini

Eem menceritakan, saat kejadian, Lisnawati (23), ibu kandung Jamal baru saja melahirkan anak keduanya yang baru berusia satu Minggu.

"Mamahnya (Jamal) punya bayi baru satu minggu pas kejadian, jadi dibawa aja sama bapaknya karena khawatir tidak ada yang jaga," ujarnya saat ditemui arah.com di RS Hasan Sadikin, Kota Bandung, Rabu (8/2).

Dia menambahkan, saat di lokasi kerja ayahnya sempat melarang Jamal mendekati mesin penggiling bata. Namun saat dilihat kembali, ternyata Jamal sedang mencoba memasukkan pasir yang menyebabkan tangannya ikut tergiling.

"Pas kejadian itu Jamal sama sekali nggak nangis, baru nangis pas lepas itu juga karena kaget kayaknya lihat darah," ujarnya.

Kakek Jamal yang juga berada di tempat kejadian sempat menolong hingga jari tengah kakeknya turut tergiling sepertiganya.

"Kakeknya kan ada, langsung nolongin sampe jari tengahnya kegiling, Jamal lengannya sudah keluar darah aja terus" katanya.

Setelah kejadian tersebut Jamal langsung dibawa ke Puskesmas terdekat di Cisewu. Namun dokter tidak menyanggupi hanya ditangani dengan diperban dan sempat memberi rujukan ke RS Al-Ihsan Baleendah.

"Sempat dibawa ke Baleendah lalu sama dokternya kasih rujukan ke RS Hasan Sadikin aja langsung ditangani itu sampai kesini kira-kira jam 11 malam," lanjut Eem.

Jamal tidak pernah menangis...

Berita Terkait

Aksi Tukang Cukur di Bandung Pangkas Rambut Gratis 1000 Orang Aksi Tukang Cukur di Bandung Pangkas Rambut Gratis 1000 Orang
Wapres Resmikan 'Fly Over', Area ini Ditutup untuk Umum Wapres Resmikan 'Fly Over', Area ini Ditutup untuk Umum
Duh, Kasus Katarak Jauh Lebih Banyak dari Penanganannya Duh, Kasus Katarak Jauh Lebih Banyak dari Penanganannya

#Jakarta #peristiwa #Bandung #Jawa Barat

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar