Dua Alasan Kenapa Donald Trump Hobi Caci Maki

Seorang teknisi membuat penyesuaian untuk patung lilin dari Presiden AS terpilih Donald Trump di Musee Grevin di Paris, Prancis. (REUTERS/Philippe Wojazer)

Arah -   Belum juga sebulan berkuasa, Presiden Amerika Serikat Donald Trump langsung menyedot perhatian manusia dan media massa sejagat. Di antara yang paling disorot media massa adalah kebiasaan Trump untuk menghardik, mencerca dan mengejek, termasuk kepada hakim dan sistem peradilan AS yang bukan wilayah kewenangannya.

Dia mencaci maki Hakim Judge James L. Robart dari Mahkamah Negara Bagian Washington yang mengeluarkan putusan yang menangguhkan implementasi kebijakan Trump mengenai larangan untuk imigran tujuh negara muslim.

Pekan berikutnya Trump meradang di Twitter setelah tiga hakim senior pada Pengadilan Tingkat Banding di San Francisco memperkuat putusan Hakim Robart.

"Saya tak ingin mengatakan pengadilan telah berlaku bias, jadi saya tak akan mengatakan pengadilan bias, dan kami belum memutuskan apa-apa. Tetapi pengadilan memang terlihat sangat politis," cerca Trump dalam laman New Yorker.

Mengapa Trump begitu gampang menyerang pihak-pihak yang dianggapnya berseberangan dan bertentangan dengan kemauan dia?

Menurut New Yorker, ada dua teori untuk menjawab pertanyaan itu.

Berita Terkait

Derita Penyakit Kronis, Remaja Muslim Ini Akhirnya Bisa Masuk AS Derita Penyakit Kronis, Remaja Muslim Ini Akhirnya Bisa Masuk AS
Ini Daftar Negara yang Menjadi Teman dan Musuh Trump Ini Daftar Negara yang Menjadi Teman dan Musuh Trump
Trump akan Masukkan Garda Revolusi Iran dalam Kelompok Teroris Trump akan Masukkan Garda Revolusi Iran dalam Kelompok Teroris

#Jakarta #Boneka Trump #Kebijakan Donald Trump #Trump larang muslim masuk AS #Presiden Amerika Serikat Donald Trump #Donald Trump

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar