Tingkatkan Mutu Vokasional, Indonesia-Belanda Jalin Kerjasama

Ilustrasi. sejumlah penelitian tentang kemajuan pendidikan di Finlandia (Image: Pixabay.com)

Arah - Pemerintah Indonesia dan Belanda sepakat dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi vokasional di Tanah Air. Kerjasama antara Indonesia dan Belanda melingkupi tiga hal diantaranya peningkatan kapasitas para dosen terutama di bidang vokasi.

"Meningkatkan kapasitas para staf kami yang terkait pendidikan tinggi vokasional dan mengembangkan riset dan inovasi di berbagai macam topik di Kemristekdikti," ungkap Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir, Jakarta, Senin (13/2).

Prosesnya sendiri dalam waktu dekat, Kemristekdikti (Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi) akan mengupayakan pendanaan dan berlanjut mengirim mahasiswa belajar di Belanda.

"Jumlah pendidikan tinggi vokasi di Indonesia ada 12 politeknik. Kami akan mendorong agar mereka belajar dengan perguruan tinggi Belanda." Imbuhnya.

[baca_juga]

Kerja sama ini diharapkan Nasir mampu menunjang pendidikan tinggi vokasional di Tanah Air yang kian meningkat. "Ke depan, mahasiswa tidak hanya mendapatkan ijazah ketika lulus, tetapi juga sertifikasi. Begitu juga dengan para dosen, tidak hanya mendapatkan ijazah tapi juga sertifikat. Ini sangat penting dalam era persaingan globalisasi," imbuhnya.

Sementara itu, Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan Belanda, Maritte (Jet) Bussemaker, mengutarakan kerja sama ini penting lantaran pendidikan bagian utama mengupayakan masa depan yang lebih baik.

"Bagi Indonesia dan Belanda kerja sama ini sangat penting, karena pendidikan tinggi vokasi, dan riset karena ini sangat berhubungan dalam agenda pembangunan kapasitas manusia," terang Bussemaker.

Upaya yang diberlakukan bertujuan mengangkat kapasitas sumber daya manusia, terutama bagi Indonesia yang memiliki bonus demografi besar melalui beasiswa akan menjadi prioritas. Bentuknya sendiri bisa berupa peningkatan jaringan yang kuat ke sektor pasar tenaga kerja lewat program magang dan proyek-proyek riset terapan oleh pelajar di kedua negara, termasuk untuk program pendidikan vokasi di perguruan tinggi juga menjadi perhatian utama. (Moch Abdul Kholiq)

Video Trending ilihan Redaksi:

Berita Terkait

Rekonstruksi Perampokan Pulomas, Polisi Gelar 75 Adegan Rekonstruksi Perampokan Pulomas, Polisi Gelar 75 Adegan
Dituding Keliru Oleh Sylviana Murni, Ini Balasan Polri Dituding Keliru Oleh Sylviana Murni, Ini Balasan Polri
Hakim MK Adakan Pertemuan, Bahas OTT Patrialis? Hakim MK Adakan Pertemuan, Bahas OTT Patrialis?

#Jakarta #Belanda #ibukota jakarta #Kemenristek Dikti

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar