Menengok Pemberantasan Korupsi Era Presiden Xi Jinping

Ilustrasi: Presiden Tiongkok Xi Jinping. (Wikimedia.org)

Arah - Presiden China Xi Jinping mengingatkan pejabat tinggi perlu 'membatasi' untuk memastikan mereka maupun orang di sekitar mereka tak menyalahgunakan kekuasaan, dan harus menunjukkan disiplin diri yang lebih besar, berikut kutipan media nasional Xinhua, Senin (13/2).

Era Xi menjabat bermula pada empat tahun lalu, ia menunjukkan keseriusannya untuk memberantas korupsi yang mengakar, terbukti saat Xi memperingatkan bahwa permasalahan korupsi sangatlah buruk hingga mempengaruhi cengkeraman partai dalam menjalankan roda kekuasaan dalam bernegara.

Sebelumnya diketahui sejumlah pejabat tinggi ditahan terkait kasus korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan, termasuk diantaranya mantan kepala keamanan dalam negeri China Zhou Yongkang.

Berbicara penyalahgunaan kekuasaan dan tindak korupsi, Xi mengingatkan pejabat terkemuka harus memperlihatkan disiplin diri yang tegas dan 'menyingkirkan keuntungan khusus' demikian diberitakan Xinhua pada Senin (13/2) malam.

Baca Juga: Aher Ajak Warga Galakkan Salat Subuh Berjamaah di Masjid
Dilaporkan Henry Yosodiningrat, Rizieq: Wallahualam, Kita Hadapi!

Xi juga mengimbau pejabat tinggi harus 'membatasi keuntungan khusus untuk mencegah mereka dan orang di sekitarnya menyalahgunakan kekuasaan' dan menggunakan kewenangan mereka secara seimbang, berhati-hati dan sesuai hukum.

Bahkan, ia mengatakan, sejumlah kerabat dekat, terutama istri dan anak, acapkali terlibat dalam beberapa skandal korupsi yang terkuak akhir-akhir ini.

Pelatihan yang bertujuan fokus utama pada rapat pleno Partai komunis China Oktober lalu, yang memperketat ketentuan demi mencegah korupsi hingga akhirnya menunjuk Xi sebagai pemimpin "inti" partai.

China sendiri sejatinya tidak memiliki sebuah badan anti-korupsi independen dan bersikeras bahwa partai dan pemerintah dapat mengawasinya sendiri. Sejumlah pakar anti-korupsi bahkan tidak sedikit yang memandang sebelah mata terkait kebijakan meniadakan badan independen khusus anti-korupsi tersebut. (Antara)

Terkait:Usut Suap Reklamasi, KPK akan Panggil Plt Gubernur DKI Jakarta
Patrialis Akbar Kena OTT KPK, Komisi III DPR Angkat Bicara
Stabilitas Negara Terganggu, PKS: Apa Benar karena Fatwa MUI?
Polisi Sebut Habib Rizieq Banyak Menyangkal Selama Pemeriksaan
16 WNI yang Ditangkap Densus 88 Sempat Dideportasi Otoritas Turki
Ini Patung Aneh Berusia 7000 Tahun yang Bikin Bingung Arkeolog
FOTO: Libya Cegat Migran di Perairan Sabratha
Deretan Tersangka Penyuap Patrialis Akbar
FOTO: Cerita di Balik Abyab Binsari, Gua Jepang di Pulau Biak
SBY: Penyadapan Bentuk Kejahatan Serius

#Jakarta #Pemberantasan Korupsi #China (RRC)

Berita Terkait

Usut Suap Reklamasi, KPK akan Panggil Plt Gubernur DKI Jakarta Usut Suap Reklamasi, KPK akan Panggil Plt Gubernur DKI Jakarta
Patrialis Akbar Kena OTT KPK, Komisi III DPR Angkat Bicara Patrialis Akbar Kena OTT KPK, Komisi III DPR Angkat Bicara
Stabilitas Negara Terganggu, PKS: Apa Benar karena Fatwa MUI? Stabilitas Negara Terganggu, PKS: Apa Benar karena Fatwa MUI?

#Jakarta #China (RRC) #Pemberantasan Korupsi

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar