Wow! Siswa Australia Raih Penghargaan Bidang Bahasa Indonesia

Bendera Australia. (Image: Pixabay)

Arah -  Penghargaan bidang Bahasa Indonesia, The Lottie Maramis Prize, diberikan kepada tiga siswa sekolah menengah Paramatta High School, di negara bagian New South Wales (NSW).

Sesuai siaran pers Konsulat Jenderal Indonesia (KJI) di Sidney, terdapat tiga siswa yang meraih penghargaan diantaranya Payal Parikh raih peringkat I Bahasa Indonesia Kategori Ekstensi, Natasha Tan meraih peringkat III Kategori Pemula, dan Jonathan Tandera Yuana mendapat peringkat IV untuk Kategori Pemula.

Penghargaan itu diserahkan oleh Yayan G H Mulyana selaku Konsul Jenderal RI di Sidney kepada Payal Parikh dan Consul General Trophy kepada Kepala Sekolah Parramatta High School, Dominique Splatt. Pemberian penghargaan itu adalah sebagai bentuk apresiasi akan minat dan dukungan mereka atas pembelajaran dan pengajaran Bahasa Indonesia di sekolah tersebut.

"Bahasa Indonesia merupakan salah satu bahasa yang sangat mudah dipelajari karena tidak mengenal konyugasi dan deklinasi," jelas Yayan selaku Konjen RI.

Baca Juga: Aher Ajak Warga Galakkan Salat Subuh Berjamaah di Masjid
Dilaporkan Henry Yosodiningrat, Rizieq: Wallahualam, Kita Hadapi!

The Lottie Maramis Prize merupakan penghargaan yang diprakarsai Perhimpunan Australia Indonesia, New South Wales (AIA-NSW) untuk menghormati mendiang Charlotte Maramis.

Charlotte Maramis adalah salah satu pendiri sekaligus patron AIA yang dibentuk pada tahun 1945, bertujuan meningkatkan hubungan Indonesia dan Australia. Maka, bentuk penghargaan The Lottie Maramis Prize yang merupakan kerja sama dengan KJRI Sydney diberikan kepada para siswa berprestasi di bidang Bahasa Indonesia guna memupuk kecintaan siswa dan guru di Australia akan Indonesia dan beserta bahasanya.

Pada tahun 2017 ini, akan ada empat siswa NSW lagi yang akan KJRI Sydney dan AIA-NSW berikan penghargaan The Lottie Maramis Prize. Mereka juga berprestasi di bidang Bahasa Indonesia.

"Indonesia yang diproyeksikan akan menjadi salah satu ekonomi terbesar dunia menawarkan peluang-peluang ekonomi dan bisnis bagi generasi muda Australia. Dan penguasaan Bahasa Indonesia memberikan nilai tambah," kata Yayan. (Antara)

Video Trending Pilihan Redaksi:

Terkait:Gejolak Kebijakan Trump Khawatirkan Pemerintah RI
Rizieq Minta BIN Berhenti Memata-matai Ulama
Ini Curahan Hati Pedagang, Korban Kebakaran Pasar Senen
Dituding Keliru Oleh Sylviana Murni, Ini Balasan Polri
Tiru Kalsel, Sandiaga Janjikan Pasar Terapung di Kepulauan Seribu
Rindu Pulang ke Rumah Kubah Lumpur di 'Desa Sarang Lebah' Aleppo
FOTO: Gadis Afghanistan Melawan Prasangka dengan Seni Bela Diri
FOTO: Upacara HUT Kemerdekaan RI dari Istana Hingga Batas Negara
FOTO: Pasar Senen Diamuk Si Jago Merah
Deretan Tersangka Penyuap Patrialis Akbar

#Jakarta #Bahasa Indonesia #Australia #Indonesia #Indonesia-Australia

Berita Terkait

Gejolak Kebijakan Trump Khawatirkan Pemerintah RI Gejolak Kebijakan Trump Khawatirkan Pemerintah RI
Bantah Selewengkan Dana Bansos, Ini Penjelasan Mpok Sylvi Bantah Selewengkan Dana Bansos, Ini Penjelasan Mpok Sylvi
Survei Poltracking: Ahok Tetap Sandang Predikat Cagub Ter... Survei Poltracking: Ahok Tetap Sandang Predikat Cagub Ter...

#Jakarta #Australia #Bahasa Indonesia #Indonesia #Indonesia-Australia

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar