Buntut Kasus Doping PON dan Peparnas, LADI Temui Menpora

Menpora Imam Nahrawi (Antara/Wahyu Putro)

Arah -  Menpora Imam Nahrawi didampingi Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Gatot S. Dewa Broto, Plt. Deputi Pemberdayaan Pemuda Faisal Abdullah dan Staf Khusus Olahraga Taufik Hidayat menerima audiensi Ketua Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) Zaini Kadhafi Saragih yang hadir bersama Sekretaris Umum Arie Sutopo, Dewan Pembina James Tangkudung, Misbahul Munir dan Wakil Sekretaris Suyadi Pawiro di ruang kerjanya lantai 10 Kantor Menpora Senayan, Jakarta, Jumat (17/2) pagi.
 
Dalam kesempatan itu Ketua LADI Zaini Kadhafi Saragih menyampaikan sebanyak 14 atlet PON XIX dan Peparnas XV Jawa Barat positif mengkonsumsi doping. "Dua dari Peparnas dan dua belas dari atlet PON, berdasarkan hasil temuan di lab dan wawancara atlet Peparnas bersangkutan sepertinya mereka minum jamu dan bukan disengaja untuk doping tetapi di dalam jamunya ada unsur yang termasuk di kategori doping," urai Zaini.
 
"Jika dari lab positif doping maka ada dua efek yakni status juaranya, bonus dan lain sebagainya langsung di cabut, terkecuali di pemeriksaan kedua negatif. Hukuman selanjutnya yakni maksimal dua tahun tidak boleh mengikuti kejuaraan resmi bukan seumur hidup, seumur hidup jika dokter timnya ikut terlibat," lanjutnya.
 
Zaini melanjutkan dari empat atlet positif doping, tujuh diantaranya siap mengakui, ketujuh sisanya meminta untuk periksa sample kedua (sample B). Kedua sample itu (sample A dan B) langsung dikirim ke India untuk di cek, biaya ditanggung atlet sekitar Rp 3 juta rupiah.
 

Baca Juga: Bersiap Jadi WNI, Gelandang Arema ini Hafalkan Pancasila
Ini Dia Daftar Pemain Timnas U-22 yang Dipanggil Luis Milla



LADI mengakui masih kurangnya sosialisasi tentang doping sedangkan banyak atlet yang keluar masuk baru, berganti, di daerah dan lain faktor sebagainya. "Di LADI itu sebenarnya memang harus terus sosialisasi dan edukasi disamping daftar obat setiap tahun berubah, jadi setiap akhir tahun Badan Antidoping Dunia (WADA) mengeluarkan list baru dan kita harusnya terus sosialisasi," ujarnya.
 
Menanggapi hal ini Menpora mengatakan, kepada mereka yang mengakui kesalahan sebaiknya pemberitaannya kita minimalisir karena banyak faktor seperti keluarga pasti secara psikologis tertekan, PB dan timnya juga. "Bagaimana nanti pengemasannya ke publik jangan sampai terkesan masih gencar, toh mereka sudah mengakui kesalahannya," tegas Menpora.
 
"Kedepan setiap atlet dan pelatih harus di warning dari awal untuk tidak mengkonsumsi obat apapun, jamu apapun terkecuali atas rekomendasi dokter di semua multi even dan single even," lanjutnya. Menpora berharap momentum PON Jawa Barat dapat di jadikan pembelajaran terkait doping. "Pendidikan anti doping harus di mulai dari usia dini," tegasnya.
 
Menpora berharap di tahun yang akan datang Indonesia dapat memulai agar memiliki lab doping sendiri terlebih Indonesia akan menjadi tuan rumah Asian Games 2018 mendatang.

"Mohon nanti dimaksimalkan dengan dikordinasikan dari sekarang melalui Corcom, lewat OCA dan lain sebagainya, kita harus memanfaatkan peluang, harus punya lab, saya akan support, dorong baik sarana dan prasarananya khsususnya saat Asian Games 2018, Presiden pun berulang-ulang mengatakan hal semacam itu dan itu butuh kerja keras kita, silahkan dilanjutkan penyelesaian ke empat belas atlet itu," ujar Menpora.

Video Trending Pilihan Redaksi:

Download Aplikasi "ARENA Berita Olahraga Terlengkap"
Klik Banner di Bawah Ini

Terkait:Skandal Doping PON dan Peparnas, Ini Yang Dilakukan Kemenpora
Ini Sikap Menpora Terkait Kasus Doping PON dan Peparnas Jabar
Satlak Prima Ajukan Tambahan Anggaran Pelatnas Asian Games 2018
Menpora Dukung Kiprah Ali Adrian di World Supersport 300 (WSSP)
Jelang Asian Games 2018, Menpora Akui Kesulitan Tentukan Hal Ini
Wow! Lego Bangun Rumah Raksasa di Kota Asalnya
FOTO: Gadis Afghanistan Melawan Prasangka dengan Seni Bela Diri
FOTO: PON XIX Kami Datang untuk Menang, Berjaya di Tanah Legenda
FOTO: Mereka yang Datang untuk Menang 'Berjaya di Tanah Legenda'
FOTO: Pasar Senen Diamuk Si Jago Merah

#Badan Anti Doping Dunia (WADA) #Jakarta #Menpora Imam Nahrawi #Skandal Doping #kemenpora #Pekan Olahraga PON 2016 #Peparnas 2016

Berita Terkait

Skandal Doping PON dan Peparnas,  Ini Yang Dilakukan Kemenpora Skandal Doping PON dan Peparnas, Ini Yang Dilakukan Kemenpora
Ini Sikap Menpora Terkait Kasus Doping PON dan Peparnas Jabar Ini Sikap Menpora Terkait Kasus Doping PON dan Peparnas Jabar
Ali Adrian Tak Sabar Tampil di World Supersport 300 Championship Ali Adrian Tak Sabar Tampil di World Supersport 300 Championship

#Jakarta #kemenpora #Menpora Imam Nahrawi #Pekan Olahraga PON 2016 #Skandal Doping #Badan Anti Doping Dunia (WADA) #Peparnas 2016

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar