Warga Purwakarta Kecewa Taman Air Mancur Dipasangi Garis Polisi

Taman Air Mancur Sri Baduga Maharaja dipasang garis polisi/istimewa

Arah -  Masyarakat mendesak polisi melepas garis polisi yang terpasang di pintu masuk , Taman Air Mancur Sri Baduga Maharaja di Kompleks Situ Buleud Purwakarta. Sebab, akibat dari pemasangan garis polisi ini banyak warga yang tak dapat masuk untuk melihat Taman Air Mancur Sri Baduga Maharaja.

"Kok dikasih garis polisi sih? Kami mau nonton air mancur nanti gimana? Kata Pak Bupati juga boleh masuk kan ?," kata salah seorang warga, Mimah (40) warga Nagri Kidul Purwakarta saat berolahraga di Taman Sri Baduga.

Karyawan salah satu perusahaan swasta ini bahkan menuturkan, ia telah mengundang anggota keluarganya dari Bandung untuk menonton air mancur yang dilengkapi dengan 'aqua screen' itu malam minggu nanti.

"Saya kan sering posting di instagram," ungkapnya.

Baca Juga: Konferensi Internasional ke-6 untuk Mendukung Intifada Palestina
Pengacara Ahok Pertanyakan Kedekatan Saksi Ahli Pidana dengan FPI

Kekecewaan juga diungkapkan oleh Mastur (42), pengunjung asal Karawang. Karena rencana untuk menghabiskan ahir pekan bersama keluarga menonton atraksi air mancur tersebut.Ia mengaku sudah memesan hotel untuk memboyong keluarga besarnya ke Purwakarta untuk melihat kecantikan air mancur tersebut.

"Sudah booking kamar hotel barusan, untuk dua keluarga, satu keluarga saya di Karawang, satu lagi dari Cirebon. Lah, kok ini malah ada garis polisi, gimana ya? Semoga saja pemerintahan disini ambil langkah," ujarnya.

Tak hanya warga, para netizen pun kecewa dengan adanya garis polisi yang bertengger di dua pintu masuk Taman Air Mancur Sri Baduga Maharaja. Pemasangan garis polisi ini menjadi viral di media sosial. Bahkan masyarakat beramai - ramai membuat hastag #BalikinAirmancurKami dan kini telah menjadi tranding topic di media sosial twitter.

Seperti yang diungkapkan @anisa_juli

Bapak2 @humaspolres_pwk ga salah sasaran apa? Please atulahhh #BalikinAirMancurKami


Sementara antusiasme masyarakat dalam dan luar Purwakarta untuk menonton Air Mancur Taman Sri Baduga memang besar. Terbukti, tak kurang dari 50 pengunjung hadir dalam acara Peresmian Tahap III. Jumlah ini melebihi perkiraan panitia yakni hanya sebesar 30 ribu pengunjung.

Garis polisi terpasang di pintu timur (pintu masuk) dan pintu barat (pintu keluar) destinasi wisata air mancur terbesar se - Asia Tenggara itu sejak kemarin (21/2).

Polisi lakukan pemasangan garis polisi karena saat peresmian air mancur sabtu lalu ternyata ada seorang pengunjung yang meninggal. Berdasarkan hasil visum Rumah Sakit Bayu Asih Purwakarta, korban meninggal karena serangan jantung.

Video Trending Pilihan Redaksi:

Terkait:Resmikan Air Mancur Sri Baduga, Dedi Mulyadi Undang Menpar
Go Digital, Purwakarta Terapkan Penerimaan Naker Berbasis Online
Direnovasi, Air Mancur Sri Baduga Segera Dibuka Kembali
Akses Tol Dibatasi, Aspal Jembatan Ciganea Rusak
Cium Aroma Adu Domba, Rizieq Sebut Umat Islam Difitnah Anti NKRI
Pernah Dihancurkan Taliban, Resor Ski Ini Kembali Menggeliat
Seniman Grafiti '281 Antinuke' Luncurkan Stiker Protes Trump
FOTO: Patung Lilin Trump Pakai Rambut Manusia
FOTO: Badai dan Longsor Salju di Afghanistan Puluhan Orang Tewas
FOTO: Gadis Afghanistan Melawan Prasangka dengan Seni Bela Diri

#Jakarta #Dedi Mulyadi #Purwakarta #Air Mancur Menari #Bupati Purwakarta #Air Mancur Sri Baduga #taman air mancur #air mancur #taman air mancur sri baduga

Berita Terkait

Resmikan Air Mancur Sri Baduga, Dedi Mulyadi Undang Menpar Resmikan Air Mancur Sri Baduga, Dedi Mulyadi Undang Menpar
Direnovasi, Air Mancur Sri Baduga Segera Dibuka Kembali Direnovasi, Air Mancur Sri Baduga Segera Dibuka Kembali
Go Digital, Purwakarta Terapkan Penerimaan Naker Berbasis Online Go Digital, Purwakarta Terapkan Penerimaan Naker Berbasis Online

#Jakarta #taman air mancur sri baduga #taman air mancur #air mancur #Air Mancur Sri Baduga #Air Mancur Menari #Bupati Purwakarta #Purwakarta #Dedi Mulyadi

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar