Najwa Shihab Ingatkan Pentingnya Budaya Membaca pada Warga Padang

Najwa Shihab bersama komunitas Tanah Ombak. (Instagram/@najwashihab)

Arah - Najwa Shihab selaku Duta Baca Indonesia mengimbau masyarakat membiasakan membaca buku minimal 20 menit sehari, sehingga membaca bisa menjadi budaya dalam meningkatkan wawasan dan pengetahuan.

"Jika seseorang membaca buku 20 menit saja dalam satu hari maka akan bisa membaca 50 halaman dan dalam setahun bisa membaca 141 buku," katanya saat pembukaan Pameran Minang Book Fair 2017di Padang, Jumat (24/2).

Pembukaan pameran tersebut dipromotori Pemprov Sumbar menyusul keikutsertaan 70 penerbit di Masjid Raya Sumatera Barat. Acara itu juga dihadiri Wakil Ketua DPR Fadli Zon, Duta Baca Indonesia Najwa Shihab dan Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno.

Ia pun mengapresiasi gerakan wajib membaca sebelum belajar bagi pelajar yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Meskipun, ia menyayangkan di Indonesia tidak diwajibkan membaca karya sastra, padahal di negara luar sudah jauh lama diterapkan membaca sastra.

"Jadi sebelum belajar baca buku dulu 15 menit, memang tahap awal perlu dipaksa setelah itu akan jadi kecintaan," imbuhnya lagi.

Baca Juga: Jokowi Jadi Imam di Mesjid Al-Fattah, Din Syamsuddin Makmum
Kisruh Freeport, Sudah 1.000 Orang Dirumahkan dan Akan Bertambah

Di sisi lain, seperti dilansir Antara, Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno menggelorakan Gerakan Sumatera Barat Membaca untuk meningkatkan minat baca dimulai dari tingkat nagari.

"Hampir semua pahlawan nasional yang berasal dari Sumbar adalah penulis, untuk bisa menulis dengan baik diawali dengan membaca," terang Prayitno.

Bagi pelajar sendiri nantinya akan diharuskan membaca buku menyusul setelahnya dibuat resensi sebagai upaya membiasakan membaca. Lebih baik lagi, jika membaca mulai dibiasakan dari tingkat keluarga sehingga menjadi kebiasaan dan kecintaan.

Menanggapi Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Sumbar Alwis menilai konsep gerakan Sumatera Barat membaca dicanangkan terlebih dahulu memanfaatkan nagari yang menerima dana desa.

“Dari total dana desa yang diterima tersebut ada yang dialokasikan untuk membangun infrastruktur seperti perpustakaan dan membeli buku,” tandasnya.

Video trending pilihan redaksi:

 

Berita Terkait

Unik, Wali Kota Ini Selalu Blusukan Jelang Solat Jumat Unik, Wali Kota Ini Selalu Blusukan Jelang Solat Jumat
Duh! Di Kota ini Kasus Perceraian Terus Meningkat Duh! Di Kota ini Kasus Perceraian Terus Meningkat
Keluyuran, Belasan PNS dan Pelajar Kena Razia Satpol PP Keluyuran, Belasan PNS dan Pelajar Kena Razia Satpol PP

#Padang #Kebiasaan Membaca #najwa shihab #Padang

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar