Ditanya Larangan Sholat Jenazah, Jawaban Mahfud MD Mengejutkan

Dok. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Arah -  Menangapi masalah adanya masjid yang menolak mensholati orang yang pro penistaan agama, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD menjelaskan, jenazah muslim wajib disholati, tetapi itu bersifat kifayah.

Baca Juga: Jika Lengser, Ini Dia Sosok yang Akan Menggantikan Ahok
Nasehat Menag Ini 'Tampar' Pengurus Masjid
Menag: Pemerintah Tak Mengintervensi Isi Khutbah

Dimana jika sudah ada satu orang yang sudah mensholati, maka hukum wajib untuk umat Islam telah gugur.

"Wajib tapi sifatnya kifayah. Artinya, sdh ada seorang saja yang mensalati sdh cukup. Misalnya, disalati oleh keluarganya sendiri," ujar Mahfud di akun twitternya.

Namun saat disinggung tentang larangan sholat jenazah berlaku pada Pilkada putaran kedua, Mahfud justru menjawab sepakat jika tidak mensholati jenazah koruptor.

"Hahahaha. Kalau saya tak mau tunduk pd larangan salat janazah dlm urusan pilkada. Tp kalau tak mensalati janazah koruptor sy agaknya setuju," pungkasnya.

Selalu update berita politik hanya di arah.com

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Polri Dianggap Bisa Kewalahan Jika Rizieq Dikriminalisasi Polri Dianggap Bisa Kewalahan Jika Rizieq Dikriminalisasi
HTI Siapkan 1000 Advokat, Mahfud MD: Hukum Tak Tergantung Advokat HTI Siapkan 1000 Advokat, Mahfud MD: Hukum Tak Tergantung Advokat
Habib Rizieq jadi Tersangka, Mahfud MD Pertanyakan ini ke Aparat Habib Rizieq jadi Tersangka, Mahfud MD Pertanyakan ini ke Aparat

#Jakarta #Mahfud MD #Antikorupsi #Perburuan Koruptor

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar