Ini Skenario TNI Saat Raja Arab SaudiBerada di Indonesia

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo (tengah) didampingi Pejabat baru KASAU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (kiri) dan Pejabat lama Marsekal TNI Agus Supriatna (kanan) melakukan salam komando seusai sertijab Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KASAU) di Taxi Way "Echo" Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (20/1). Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengisi jabatan KASAU menggantikan Marsekal TNI Agus Supriatna yang memasuki masa pensiun. (foto/antara/M Agung Rajasa)

Arah - Pangkalan Udara Ngurah Rai berencana menyiagakan pesawat tempur untuk mengamankan kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud di Bali.

"Pesawat tempur belum ada perintah tetapi sudah direncanakan diskenariokan," kata Kolonel Penerbang Wayan Superman dalam keterangan persnya di "Emergency Office Center" Bandara Ngurah Rai di kawasan Tuban, Kuta, Kabupaten Badung, Senin.

Menurut Superman, pihaknya masih menunggu instruksi dari Pusat karena belum ada perintah untuk menyiapkan ataupun menyiagakan pesawat tempur tersebut khusus pengamanan Raja Arab Saudi itu. "Kami tinggal tunggu instruksi," imbuhnya.

Mengingat kepadatan lalu lintas udara di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, maka pesawat tempur itu berasal dari Lanud Iswahyudi Madiun atau Lanud Hassanudin Makassar.

TNI AU, lanjut Superman, sudah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perhubungan, Mabes TNI, Kepolisian, Pemda hingga instansi terkait lainnya untuk kepentingan pengamanan.

Sementara itu di tempat yang sama General Manager PT Angkasa Pura I Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Yanus Suprayogi mengatakan bahwa sebagai bentuk kesiapan pihaknya telah menyiapkan lahan parkir yang cukup menampung enam pesawat berbadan besar.

Baca Juga: Ingin Jadi Penulis Novel yang Handal? Ini Tips dan Triknya..
Yusril: Dahlan Iskan Bukanlah Pelaku Utama Kasus Mobil Listrik

Lahan parkir itu disiapkan di hangar selatan bandara sehingga tidak mengganggu operasional penerbangan komersial.

Meski demikian akan ada beberapa penundaan jadwal penerbangan yang nanti akan disesuaikan mengingat pihaknya masih belum mengetahui jadwal kedatangan penguasa negeri kaya minyak itu.

Penyiapan lahan parkir khusus tersebut membuat pesawat Sriwijaya Air yang parkir di kawasan tersebut digeser ke bandara terdekat seperti di Bandara Juanda di Surabaya atau di Bandara Lombok.

Selalu update berita politik hanya di arah.com

Berita Terkait

10 Ribu Polisi Akan Jaga Ketat Raja Salman Selama di Indonesia 10 Ribu Polisi Akan Jaga Ketat Raja Salman Selama di Indonesia
Ngeri! Ini Sosok Kepala Botak Pengawal Raja Salman Ngeri! Ini Sosok Kepala Botak Pengawal Raja Salman
Raja Salman Bawa 459 Ton Kargo, Ternyata Ini Isinya Raja Salman Bawa 459 Ton Kargo, Ternyata Ini Isinya

#Jakarta #tni #raja salman #Salman (Raja Arab Saudi) #Bandara Ngurah Rai #Pengamanan #Pesawat Tempur

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar