Hati-hati! Longsor di Bekasi Terus Meluas

Warga menyelamatkan harta benda di rumahnya yang rusak akibat longsor di bantaran Sungai Bekasi, kawasan Kebalen, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (19/2). Bencana longsor di bantaran sungai itu akibat banjir kiriman Sungai Cikeas, Bogor dan diperparah intensitas curah hujan tinggi, sedikitnya tujuh bangunan rumah rusak satu diantaranya terbawa arus sungai, tapi tidak menimbulkan korban jiwa. (foto/antara/Risky Andrianto)

Arah -  Musibah tanah longsor di wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat, semakin meluas akibat pengaruh hujan dengan intensitas tinggi dan banjir di wilayah setempat selama sepekan terakhir.

"Pada 19-22 Februari 2017 baru ada empat lokasi longsor yang terjadi di Kecamatan Jatiasih, namun hingga akhir Februari 2017 meluas ke Kecamatan Bekasi Selatan dan Rawalumbu," kata Camat Jatiasih Nesan di Bekasi, Rabu.

Adapun titik musibah longsor di wilayah Kota Bekasi terjadi di RT04 RW02, Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih yang membuat rumah warga setempat terbelah hampir setengah bangunannya akibat longsor.

Menurut Nesan, musibah tanah longsor juga terjadi di RT05 RW05, Kelurahan Jatiluhur, Kecamatan Jatiasih yang merusak badan Jalan Senan sepanjang 4 meter.

Kerusakan tanggul Kali Bekasi akibat longsor juga berlangsung di Jalan Cipendawa, Kelurahan Bojongmenteng, Kecamatan Rawalumbu sepanjang 50 meter akibat hantaman arus sungai pada Senin (27/2).

Upaya penanganan kerusakan tanggul itu sedang dikoordinasikan Pemkot Bekasi kepada Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane (BBWSCC) selaku penanggung jawab aliran Kali Bekasi.

Tanah longsor saat ini juga merusak fasilitas umum berupa tanggul dan saluran air di Jalan Swatantra RT02 RW01, Kecamatan Jatiasih.

Secara terpisah, Guru Sekolah Dasar Negeri VI Pekayon, Kecamatan Bekasi Selatan Ratna Adelina mengatakan halaman sekolah tersebut bergeser sepanjang 15 centimeter dengan keretakan sepanjang 10 meter.

"Longsor ini terjadi pada Minggu (19/2) ketika hujan deras. Saat ini retakannya semakin memanjang," katanya.

Baca Juga: Apakah Habib Rizieq dan Raja Salman akan Bertemu? Ini Kata Menag
Hujan Deras, Warga Bogor Rela Basah Kuyup Demi Lihat Raja Salman
Demi Bertemu Raja Salman, Pria Ini Rela Tempuh Perjalanan 11 Jam

Di sekolah yang berada di Jalan Raya Pekayon-Jatiasih itu keretakan sepanjang 10 meter berada di bagian belakang sekolah yang membentang mulai dari ruang kelas hingga mushola di sekolah tersebut.

Celah pergeseran paving block nampak berbahaya dan mengancam keselamatan siswa di sekolah itu karena sejumlah siswa ada yang masih melintasi lokasi tersebut.

Selain itu, pagar halaman sekolah juga nyaris ambruk akibat terbentur arus Kali Bekasi yang melintas tepat di sisi bangunan sekolah.

Menurut Ratna, Wali Kota Bekasi sudah meninjau langsung longsor tersebut dan telah menginstruksikan dinas terkait segera melakukan perbaikan.

"Kemungkinan dalam waktu dekat ini perbaikannya segera berjalan," katanya.

Berita Terkait

Diterjang Longsor, Jembatan Cipendawa Bekasi Rawan Ambruk Diterjang Longsor, Jembatan Cipendawa Bekasi Rawan Ambruk
KontraS Sebut Pilkada Momentum Menyulap Figur Politik Lokal KontraS Sebut Pilkada Momentum Menyulap Figur Politik Lokal
Ngetwitt Lagi, SBY Serang Penyebar 'Hoax' yang Kian Merajalela Ngetwitt Lagi, SBY Serang Penyebar 'Hoax' yang Kian Merajalela

#Jakarta #banjir bekasi #Longsor #Walikota

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar