Jelang Kampanye Putaran Kedua, Ini Dua Agenda Utama Ahok

Pasangan Petahana nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Syaiful Hidayat di auditorium hotel Borobudur Jakarta, Sabtu (4/3). (Foto: Arah.com/ M Ridwan)

Arah - Jelang putaran kedua Pilkada DKI Jakarta, calon gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sudah mengagendakan beberapa hal yang akan dilakukannya pada masa kampanye.

Pada masa kampanye yang berlangsung 7 Maret hingga 15 April 2017, Ahok memiliki 2 agenda utama. Apa saja?

Pertama, mantan bupati Belitung Timur ini ini akan kembali mensosialisasikan programnnya salah satunya normalisasi sungai dan saluran air. Ia akan menekankan pada warga bahwa relokasi warga yang sebagai imbas dari normalisasi saluran air.

"Kita kan enggak mungkin bohongin masyarakat, normalisasi itu enggak pindahin mereka. Jadi akan kita sampaikan. Jadi biasanya itu, berapa kali kita temuin masyarakat, ya mereka dengar penjelasan kita langsung, mereka bisa ngerti. Walaupun dia, ya sebagian dia itu marah ya," kata Ahok jalan Talang, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (5/3)

Agenda kedua Ahok yakni menghentaskan hoax atau kabar bohong yang banyak beredar di masyarakat tentang rumah susun (rusun). Hoax tentang rusun yang sering ia dengar adalah bahwa warga Jakarta hanya diperbolehkan tinggal di rusun selama 8 tahun. 

Baca Juga: Tak Bertiket, Ridwan Kamil Imbau Bobotoh Adakan Nobar Persib
Buka MXGP 2017, Menpora Ingin Indonesia Berikan Yang Terbaik

"Yang kedua juga kita sampaikan, kan banyak sekali isu yang bohong gitu ya. Yang tinggal di rusun itu enggak cuma 8 tahun, boleh seumur hidup kok. Boleh diturunkan ke anak mantu juga," bantah Ahok.

Mantan politikus Golkar tersebut juga membantah kabar yang menyebutkan bahwa kabar tinggal di rusun dapat memecah belah kedekatan keluarga atau kerabat dekat. "Nah kita juga udah tawarkan, pindah di rusun itu boleh satu keluarga satu lantai. Teman-teman satu lantai. Jadi hal ini yang perlu kita sampaikan," tandasnya.

Kampanye akan dilaksanakan oleh pasangan Cagub-Cawagub mulai 7 Maret-15 April 2017. Dalam agenda kampanye tersebut, terdapat jadwal debat terbuka yang akan dilakukan antara pasangan calon Ahok-Djarot dan Anies-Sandiaga. Selanjutnya pada 9 April hingga 15 April 2015 pasangan calon juga akan melakukan kampanye melalui media massa, cetak dan elektronik.Selanjutnya, tahapan Pilgub putaran kedua akan memasuki masa tenang pada 16 April-18 April 2017 dengan pemungutan dan penghitungan suara di tempat pemungutan suara (TPS) akan berlangsung pada 19 April 2017.

Terakhir untuk Rekapitulasi, penetapan dan pengumuman hasil penghitungan suara tingkat provinsi dilakukan pada 29 April-6 Mei 2017.  Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI terpilih akan ditetapkan dalam jadwal 5 Mei-6 Mei 2017.Jadwal tersebut jika tidak ada permohonan perselisihan hasil pemilihan (PHP). (Helmi Shemi)

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Harus Cuti di Pilkada Putaran 2, ini yang Bikin Djarot Keberatan Harus Cuti di Pilkada Putaran 2, ini yang Bikin Djarot Keberatan
Tolak Ahok-Djarot, PAN Bawa Nama Masyarakat Indonesia Tolak Ahok-Djarot, PAN Bawa Nama Masyarakat Indonesia
Jelang Putaran Kedua, Ahok-Anies Diminta Maksimalkan Hal Ini... Jelang Putaran Kedua, Ahok-Anies Diminta Maksimalkan Hal Ini...

#Jakarta #Pilkada DKI Putaran Kedua #Pilkada Dua Putaran #Pilgub DKI Jakarta #Ahok-Djarot

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar