Innalillahi, Saksi Pelapor Ahok Meninggal Dunia

Terdakwa kasus dugaan penistaan agama Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama memperhatikan Habib Rizieq saat menjalani sidang yang digelar oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (28/2). Dalam sidang tersebut, Jaksa Penuntut Umum menghadirkan dua orang saksi ahli yaitu Habib Rizieq Shihab dan Ahli Hukum Pidana Abdul Chair Ramadhan untuk memberikan keterangan terkait dugaan kasus penistaan agama. (ANTARA FOTO/Pool/Raisan Al Farisi)

Arah -  Jaksa Penuntut Umum (JPU) sempat membacakan berita acara pemeriksaan (BAP) saksi pelapor yang telah meninggal sehingga tidak dapat dihadirkan di persidangan.

Saksi tersebut bernama Laksabandi  yang melaporkan perkataan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Kepulauan Seribu karena dianggap menistakan agama.

"Saya bertindak sebagai pribadi yang melaporkan Ahok. Objek perkara adalah ucapan Basuki Tjahaja Purnama saat memberikan sambutan si Kepulauan Seribu pada 27 September dimana Ahok mengucapkan kata-kata penodaan atau penistaan agama islam yg melanggar pasal 156a KUHP," kata Ali Mukartono, ketua JPU dihadapan majelis hakim, di Auditorium Kementerian Pertanian, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (7/3/2017).

Baca Juga: Sidang Ahok, Saksi Fakta Siap 'Rontokkan' Dakwaan Ahok
Mendagri Copot Ahok, Ini Alasannya
Ahok Menduga yang akan Menggantikannya Sebagai Gubernur Adalah...

Ali lalu melanjutkan membaca BAP Laksabandi yang menyatakan bahwa ucapan Ahok pada sambutannya di Kepulauan Seribu saat kunjungan kerja budidaya ikan kerapu mengandung penistaan agama.

"Dari kata-kata tersebut mengandung ungkapan terhadap penistaan agama," lanjut Ali.

Dalam BAP Laksabandi disebutkan bahwa ia melihat sambutan Ahok di Berita 7 sekitar pukul 17.00 WIB yang kemudian menonton versi lengkapnya di Youtube.

"Saya juga buka Youtube yang memuat ungkapan lengkap tentang Ahok tersebut," ucap Ali membaca BAP.

Laksabandi, dalam BAP nya meminta pihak kepolisian agar tidak membiarkan Ahok yang telah menistakan agama karena bisa menimbulkan kekacauan negara.

"Saya sebagai warga meminta untuk tidak membiarkan Ahok yang melakukan penistaan agama karena negara bisa kacau," pungkas BAP Laksabandi. (Shemi)

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Di Persidangan, Ahok Doakan Kuburan Pelapornya Lapang Di Persidangan, Ahok Doakan Kuburan Pelapornya Lapang
Ma'ruf Amin: Hanya Teguran Tak Cukup untuk Ahok Ma'ruf Amin: Hanya Teguran Tak Cukup untuk Ahok
Eks Pasangan Ahok di Pilkada Babel Bongkar Kasus di Persidangan Eks Pasangan Ahok di Pilkada Babel Bongkar Kasus di Persidangan

#Jakarta #saksi sidang ahok #Sidang Ahok #Basuki Tjahaja Purnama #Penistaan Agama

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar