Pernyataan Saksi Ahok Justru Kuatkan Dakwaan

Terdakwa kasus dugaan penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok memasuki ruang sidang di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (13/2). Persidangan kesepuluh tersebut Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengagendakan menghadirkan empat saksi ahli. (foto/antara/Ramdani)

Arah -  Ketua Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ali Mukartono mengatakan bahwa hasil pemeriksaan saksi pada sidang pada hari ini cukup menguntungkan.

Dari tiga saksi yang ada, ada satu saksi yang tidak memenuhi undang-undang karena pernah hadir dan melihat dalam persidangan sebelumnya. Saksi tersebut merupakan kakak angkat Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Andi Analta Amier.

"Karena berdasarkan pengamatan kami yang bersangkutan pernah berada di ruang sidang ketika masuki tahap pembuktian berdasarkan pasal 159 ayat 1 KUHAP itu tidak boleh," kata Ali di Kementerian Pertanian, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (7/3/2017).

Saksi kedua yakni Eko Cahyono merupakan calon wakil gubernur Ahok di Pilgub Bangka Belitung 2007. Saksi lainnya yakni Bambang Waluyo Wahab berasal dari partai pengusung Ahok sebagai calon gubernur.

"Tadi dikatakan bahwa yang bersangkutan konsultan aplikasi tapi setelah kita korek ternyata dari partai golkar yang usung pasangan Ahok-Djarot," jelasnya.

Baca Juga: Eks Pasangan Ahok di Pilkada Babel Bongkar Kasus di Persidangan
Innalillahi, Saksi Pelapor Ahok Meninggal Dunia
Di Persidangan, Ahok Doakan Kuburan Pelapornya Lapang

Ali melanjutkan, keuntungan jaksa adalah berhasil mengorek bagaimana surat Al-Maidah dapat diucapkan spontan oleh Ahok di Kepulauan Seribu dalam pidatonya. Keberhasilan jaksa, menurutnya adalah jawaban dari saksi pertama, Eko Cahyono ketika ditanya hasil evaluasi kegagalan dirinya dan Ahok di Pilgub Bangka Belitung.

"Dia jawab dua, pertama soal penggelembungan suara. Kedua ada selembaran Al-Maidah. Nah berarti Al-Maidah sudah diposisikan sebagai penghambat," sebut Ali.

Sementara untuk saksi ketiga, Bambang mengakui adanya pembahasan surat Al-Maidah ayat 51 sebelum pergi ke Kepulauan Seribu.

"Ketika dia katakan berasal partai pengusung, saya tanya apakah kegagalan di Bangka Belitung juga dibahas, dijawab iya. Artinya dibahas Al-Maidah dibahas sebelum ke Pulau Seribu," papar Ali. (Shemi)

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Pengacara Ahok Minta Sidang Ditunda, JPU: Tidak Mendasar Pengacara Ahok Minta Sidang Ditunda, JPU: Tidak Mendasar
Di Persidangan, Ahok Doakan Kuburan Pelapornya Lapang Di Persidangan, Ahok Doakan Kuburan Pelapornya Lapang
Pegawai Honorer Jadi Saksi, Hakim: Jangan Takut dengan Ahok Pegawai Honorer Jadi Saksi, Hakim: Jangan Takut dengan Ahok

#Jakarta #saksi sidang ahok #Sidang Ahok #Penistaan Agama #Jaksa Penuntut Umum (JPU) #Basuki Tjahaja Purnama

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar