Ingin Deteksi Dini Anak dari Narkoba? Ini Caranya

ilustrasi anak belajar (shutterstock).

Arah -  Ketua Palang Merah Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan (PMI Sulsel) Ichsan Yasin Limpo mengatakan salah satu cara untuk mendeteksi anak yang terpapar narkoba adalah melalui donor darah.

"Jadi bagi orang tua yang mau tahu kondisi anak, begitu masuk usia 18 tahun ajak untuk rutin donor darah. Itu salah satu bentuk pengawasan yang bisa dilakukan untuk tahu apakah anaknya mengonsumsi narkoba atau tidak," kata Ichsan pada acara Temu Sukarelawan II PMI se-Sulsel di Lapangan Benteng, Kabupaten Pinrang, Sabtu.

Donor darah rutin setiap tiga bulan sekali, kata dia, akan memudahkan deteksi awal apabila anak mulai menggunakan narkoba.

"Harus dibangun opini ini, agar orang tua membiasakan anak mereka untuk donor darah, sehingga deteksi dini bisa dilakukan," kata dia.

Selain itu, kata Ichsan, orang yang gemar melakukan donor darah secara rutin, akan memperoleh manfaat kesehatan yang besar.

"Mereka yang rutin donor darah tiga bulan sekal, tidak gampang sakit karena selalu terbentuk antibodi baru yang menjadi tentara dan peluru dalam melawan penyakit," jelasnya.

Baca Juga: Unik, 'Kentongan' Digunakan Lagi Sebagai Penanda Kerja di Sleman
Menarik, 'Taman Jomblo' Mataram Ini Berkonsep Syariah
Tolak Kecurangan, Sandiaga Ajari Warga Cara 'Salam 3 Jari'

Pada kesempatan tersebut, Ichsan juga meluruskan adanya anggapan bahwa PMI memperdagangkan darah.

Menurut dia, masyarakat perlu memahami bahwa ada sekitar tujuh tahapan yang harus dilalui sebelum darah tersebut siap digunakan.

"PMI harus menyiapkan kantong darah yang sampai sekarang masih kita impor, dan melakukan sterilisasi untuk setiap cairan darah tersebut," tuturnya.

Karenanya, lanjut dia, PMI justru kelimpungan jika ada mau instansi atau organisasi yang ingin memecahkan rekor donor darah.

"Kita pusing, karena uang kas Rp100-200 juta harus keluar, ini yang harus kami carikan jalan keluarnya," kata dia. seperti dikutip dari antara

Meski demikian, ia mengaku, ada kenikmatan tersendiri bagi dirinya dan pengurus PMI lain karena telah ikut andil dalam menyelamatkan nyawa orang.

Berita Terkait

Fatwa Dikriminalisasi, MUI Seperti Akan Dilenyapkan? Fatwa Dikriminalisasi, MUI Seperti Akan Dilenyapkan?
Ngetwitt Lagi, SBY Serang Penyebar 'Hoax' yang Kian Merajalela Ngetwitt Lagi, SBY Serang Penyebar 'Hoax' yang Kian Merajalela
Rizieq Dilabeli Status Tersangka, Polri: Tinggal Nunggu Waktu! Rizieq Dilabeli Status Tersangka, Polri: Tinggal Nunggu Waktu!

#Jakarta #Narkoba #Anak #Donor Darah

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar