Netralitas KPU DKI dan Bawaslu Dipertanyakan

Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) mengajak seluruh warga DKI Jakarta untuk bersama-sama mengawasi jalannya Pilkada DKI Jakarta putaran kedua, Minggu (12/3/2017). (foto/arah.com/Ridwan)

Arah -  Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) meminta KPU dan Bawaslu untuk bersikap netral pada Pilkada DKI Jakarta putaran kedua.

"Meminta kepada KPU dan Bawaslu untuk netral dan tidak berpihak pada salah satu pasangan calon," kata Yudho, Sekretaris Jenderal KIPP Jakarta di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (12/3).

Yudho menuturkan, adanya pertemuan antara KPU dan Bawaslu pada salah satu pasangan calon menunjukkan sikap tidak profesional dalam menyelenggarakan pemilu.

Baca Juga: Gantian, Anies Baswedan Dilaporkan ke KPK
Sumarsono akan Gunakan Sisa Dana Kampanye Ahok, Syaratnya...
Kaget Terpergok Wartawan, Begini Ekspresi Ketua KPU

Hal tersebut menurut Yudho, menjadi polemik bagi kalangan masyarakat bawah dalam mempertanyakan apakah KPU dan Bawaslu masih netral dan tidak berpihak pada salah satu pasangan calon.

"KIPP meminta KPU dan Bawaslu netral pada Pilkada putaran kedua," tegas Yudho.

Dapat diketahui, adanya pertemuan tertutup antara tim pemenangan calon gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI pada Kamis, 9 Maret 2017.

Dalam pertemuan tersebut dihadiri oleh Ketua KPU DKI Sumarno, Komisioner KPU DKI Dahliah Umar dan Ketua Bawaslu DKI Mimah Susanti. (Muhamad Ridwan)

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

KPU Anggap Pertemuan Ketua KPU DKI dengan Timses Ahok Hal Wajar KPU Anggap Pertemuan Ketua KPU DKI dengan Timses Ahok Hal Wajar
Ini Pengamatan Komisioner KPU Soal Ekpresi Sumarno Ini Pengamatan Komisioner KPU Soal Ekpresi Sumarno
Ini Ancaman Ketua DKPP untuk KPU DKI Jika... Ini Ancaman Ketua DKPP untuk KPU DKI Jika...

#Jakarta #Pilkada DKI Putaran Kedua #Pilkada DKI Jakarta 2017 #KPU DKI Jakarta #Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar